Selasa 12 Oktober 2021, 17:35 WIB

Bupati Garut Ingin Tiru Strategi Pengembangan Ikan di Tapanuli Utara 

Januari Hutabarat | Nusantara
Bupati Garut Ingin Tiru Strategi Pengembangan Ikan di Tapanuli Utara 

MI/Januari Hutabarat
Bupati Taput Nikson Nababan (kiri) dan Ketua Tim Penggerak PKK Ny Satika Nikson Simamora (kanan) mengapit Bupati Garut H Rudy Gunawan.

 

BUPATI Tapanuli Utara Nikson Nababan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Ny Satika Nikson Simamora; Sekretaris Daerah, Indra SH Simaremare; Asisten Pemerintahan Parsaoran Hutagalung; Asisten Administrasi dan Umum Binhot Aritonang; dan beberapa Pimpinan Perangkat Daerah Taput menyambut kunjungan kerja Bupati Garut H Rudy Gunawan beserta rombongan di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati setempat, Selasa (12/10).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Garut, H Rudy Gunawan mengaku melakukan kunjungan kerja berdasarkan pada data yang diperoleh Kabupaten Garut atas Penghargaan Apresiasi Indonesia Award 2020 Kategori Intensifikasi Pertanian. Apresiasi ini diraih Bupati Tapanuli Utara untuk Kategori Intensifikasi Pertanian melalui pencetakan kolam dengan alat berat seluas 12 ha, serta penaburan benih ikan untuk pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid-19. Dalam rangka penguatan pemulihan ekonomi di Kabupaten Garut di masa pandemi, Kabupaten Garut melaksanakan Studi Tiru terkait Pelaksanaan Penaburan Benih Ikan di Kabupaten Tapanuli Utara. 

H Rudy Gunawan mengaku cukup puas dengan strategi pengembangan ikan di Kabupaten Tapanuli Utara, demi pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi covid-19. Dirinya akan menerapkan pengalaman dan terobosan tersebut di daerah pimpinannya demi pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi covid-19 yang saat ini masih menghantui seluruh dunia.

Pada kesempatan tersebut, Nikson Nababan menjelaskan bahwa pembangunan Tapanuli Utara berbasis desa, dengan tagline 'Membangun Tapanuli Utara dimulai dari Desa'. ''Ketika saya menjabat Kepala Daerah, masih ada 240 desa, 30% terisolir. Jalan setapak dan belum dialiran jaringan listrik. Namun sekarang sudah terbuka interkoneksi desa, kecamatan bahkan dusun, dan sekarang bagaimana menyelesaikan ini menjadi infrastruktur jembatan yang memadai, demi peningkatan perekonomian masyarakat mengingat infrastruktur jalan merupakan urat nadi pertumbuhan perekonomian suatu daerah,'' jelas Nikson. (JH/OL-10)

Baca Juga

DOK MI

Polda Sulteng Tegaskan Akan Usut Kasus Dugaan Asusila Oleh Oknum Kapolsek

👤Widhoroso 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 00:03 WIB
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan kasus dugaan asusila yang diduga oknum...
DOK MI

RSUD Kardinah Tegal Miliki Laboratorium PCR

👤Supardji Rasban 🕔Senin 18 Oktober 2021, 23:56 WIB
UNTUK mendukung percepatan hasil tracing Covid-19, Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah (RSUD) Kardinah Kota Tegal, Jawa Tengah, kini memiliki...
ANTARA

Mahasiswa ITHB Ciptakan Aplikasi Penerjemah Bahasa Isyarat

👤Widhoroso 🕔Senin 18 Oktober 2021, 23:23 WIB
Di Indonesia, data 2019 menunjukkan sekitar 2 juta orang mengalami tuli dan diperkirakan setiap tahun, ada sebanyak 5 ribu bayi yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya