Rabu 06 Oktober 2021, 11:31 WIB

PPKM di Kabupaten Garut Naik ke Level 3 Aktivitas Warga Dibatasi Lagi

Adi Kristiadi | Nusantara
PPKM di Kabupaten Garut Naik ke Level 3 Aktivitas Warga Dibatasi Lagi

Antara
PPKM Kabupaten Garut naik ke level 3, pembatasan aktivitas warga akan kembali dilakukan.

 

PEMERINTAH Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali membatasi aktivitas warganya. Sebab status PPKM naik dari semula level 2 ke level 3.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana mengatakan, pembatasan aktivitas masyarakat dibatasi lagi sesuai ketentuan yang berlaku. Seperti, aktivitas di perkantoran juga akan kembali dikurangi setelah masuk level 3. Pembatasan kegiatan akan dibatasi seperti halnya perkantoran harus sesuai World Health Organization (WHO) sebanyak 25 persen dan sisanya Work From Home 75 persen.

"Pembatasan di tempat umum akan kembali diperketat dan aktivitas tempat usaha maupun industri akan disesuaikan dengan Irmendagri. Khusus untuk aktivitas pariwisata dibahas secara khusus. Jika mengikuti Irmendagri, objek wisata di daerah PPKM Level 3 harus ditutup. Tapi selama inikan tidak ditemukan kasus Covid-19," ungkap Nurdin, Rabu (6/10).

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Budi Gan Gan mengatakan, pihaknya masih menunggu Surat Edaran (SE) Bupati Garut terkait kebijakan pariwisata. Sampai saat ini belum ada perintah untuk menutup objek wisata unggulan di Garut. Namun, berdasarkan Irmendagri di Level 3 ketentuan sudah jelas (wisata ditutup).

"Kami masih terus melakukan koordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 untuk menentukan kebijakan pariwisata. Kita juga tidak bisa langsung ditutup secara mendadak. Karena, hasil evaluasi selama ini belum ditemukan kasus Covid-19 dari aktivitas pariwisata di Kabupaten Garut. Kita beberapa hari telah melakukan swab secara acak di Situ Cangkuang tidak ada yang positif," ujarnya.

Menurutnya, kembalinya Kabupaten Garut ke level 3 bukan disebabkan kasus yang meningkat tetapi capaian vaksinasi dianggap rendah. Untuk wilayah Jabar yang level 2 hanya Kota Cirebon, Pangandaran dan Banjar. Karena, penduduknya paling sedikit, contohnya Kota Banjar hanya ada tiga kecamatan dan Pangandaran empat kecamatan secara otomatis presentase vaksinnya tinggi.

"Untuk wilayah Kabupaten Garut ada 42 kecamatan dengan jumlah penduduknya mencapai 3 juta. Yang sudah divaksin 500 ribu lebih, capaian secara presentase dibanding jumlah penduduk masih rendah. Berbagai upaya terus dilakukan guna mengejar target Herd Immunity di akhir 2021," paparnya. (OL-13)

Baca Juga: Kini, Semua Kabupaten/kota di Bali Masuk Zona Kuning

 

Baca Juga

Dok Kementan

Bawang Merah di Jayapura Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 06:30 WIB
Bawang merah antar pulau diambil dengan harga Rp6 ribu-Rp 70 ribu/kg namun kondisinya masih kotor sehingga harus dibersihkan terlebih...
Antara/Fikri Yusuf

Tren Healing Melukat di Carangsari, Berkahnya Mengalir Hingga ke APBD Kabupaten

👤Iis Zatnika 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 23:09 WIB
Berkendara 90 menit saja dari Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, kita akan tiba di Desa Wisata Carangsari, Kabupaten Badung,...
Ist

Jogja Fair 2022 Digelar Bersamaan Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta 

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 23:00 WIB
Event berkelas yang memadukan dari segi bisnis, edukasi, dan hiburan ini akan dihelat di Jogja Expo Center pada 6-9...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya