Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Sukabumi sudah menjadi wilayah yang termasuk dalam basis
industri manufaktur di Jawa Barat. Artinya, sangat mudah untuk menjadikan Kabupaten Sukabumi sebagai basis industri terpadu (integrated industrial cluster).
Hal ini disampaikan Ketua DPP Apindo Jawa Barat Ning Wahyu Astutik saat
memberikan sambutan dalam Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub)
DPK Apindo Kabupaten Sukabumi.
Dalam kesempatan tersebut Sudarno ditetapkan secara definitif sebagai Ketua DPK Apindo Kabupaten Sukabumi periode 2021-2024. Dia sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPK Apindo Sukabumi, menggantikan posisi Ning yang sekarang menjadi Ketua DPP Apindo
Jabar.
Ning menjelaskan, letak geografis Kabupaten Sukabumi yang juga merupakan kabupaten terluas di Jawa Barat sangatlah strategis. Pasalnya, berdekatan dengan DKI Jakarta. Hampir seluruh kawasan industri utama di Jawa Barat berada di daerah ini, sehingga memiliki banyak potensi yang siap dikembangkan.
"Kabupaten Sukabumi tentu memiliki seluruh potensi yang siap
dikembangkan," kata Ning, Senin (4/10).
Berdasarkan potensi tersebut, maka DPP Apindo Jabar mendorong peran DPK
Apindo Kabupaten Sukabumi, agar dapat menjadikan Kabupaten Sukabumi
sebagai business interchange untuk seluruh jenis usaha yang bisa
dikembangkan di Jawa Barat.
"Kami juga berharap agar Kabupaten Sukabumi dapat menjadi motor
penggerak dunia usaha di Kabupaten Sukabumi dalam pengimplementasian UU
Ketenagakerjaan No 11/2020," tegasnya.
Ning juga memberikan arahan kepada seluruh Jajaran Pengurus DPK Apindo Kabupaten Sukabumi untuk melakukan konsolidasi dan implementasi seluruh Program Kerja DPP dan DPK Apindo Jabar sesuai kebutuhan di Kabupaten Sukabumi serta berani melakukan terobosan ke sektor industri kreatif.
Sementara Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri berharap DPK Apindo
Kabupaten Sukabumi bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Serikat
Pekerja dapat mewujudkan iklim usaha yang kondusif di Kabupaten
Sukabumi. "Diharapkan Apindo dan serikat pekerja mampu mewujudkan kebersamaan, sehingga iklim usaha semakin kondusif." (N-2)
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Dengan margin yang sudah tipis, kenaikan biaya logistik berpotensi memaksa pengusaha kecil menaikkan harga jual agar tetap bertahan.
KETUA Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam turut buka suara terkait dengan pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2026 yang telah diketok.
Pemerintah harus fokus mendorong daya saing dengan insentif moneter yang tepat sasaran dan tepat momentum.
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani turut merespons keputusan Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga acuan (BI Rate) di angka 4,75%.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved