Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) terus melakukan terobosan teknologi dan inovasi di bidang pertanian. Melalui sentuhan teknologi penerapan sistem pertanian modern telah dilakukan untuk olah, tanam dan panen.
Oleh sebab itu, Kementan mendorong agar petani dan penyuluh bisa menguasai alat dan mesin pertanian (alsintan). Termasuk juga penyuluh dan petani di Banyuwangi, Jawa Timur.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) optimistis dengan kemajuan teknologi pertanian yang semakin pesat. Modernisasi tersebut menjadi tanda kesiapan pertanian 4.0. Apalagi penggunaan alat dan mesin dilakukan secara masif pada setiap proses produksi.
“Mau bagaimana pun sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi bangsa yang dibutuhkan. Kita tidak menisbikan kekuatan atau kemajuan teknologi yang ada dan bagian dari bagaimana membangun produktivitas yang makin baik dan biaya produksi yang makin rendah itu harus dituju," kata Mentan.
SYL melanjutkan, pertanian dulu menghadirkan cangkul, itu industri babak pertama, dan ada traktor dan hand traktor, di era induatri kedua.
“Era ketiga ada teknologi informasi dan elektronik yang diterapkan pada sistem produksi, dan sekarang masuk industri 4.0, pemuda Indonesia harus masuk kesitu" tegasnya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, menegaskan pentingnya peran SDM pertanian.
Khususnya, penyuluh pertanian dalam mendampingi petani dengan memanfaatkan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) untuk mendukung sinergi peneliti dan penyuluh.
“Kunci keberhasilannya adalah cara implementasi inovasi teknologi secara keseluruhan, meningkatkan produktivitas dan daya saing mandiri,” kata Dedi dalam keterangan yang diterima, Minggu (3/10).
Sebagai pelaku utama pembangunan pertanian di Indonesia, kinerja pertanian ditentukan oleh kerja penyuluh dan petani, BPPSDMP berkewajiban memberi pelatihan dan mencetak tenaga-tenaga terlatih untuk terus menggerakan pertanian ke arah yang lebih maju, mandiri dan modern.
Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, sebagai Unit Pelaksana Teknis di bawah BPPSDMP, bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, turut berperan aktif dalam membekali sumber daya manusia pertanian.
Salah satu upayanya adalah melalui pelatihan tematik alsintan yang dilaksanakan di BPP Glagah dan BPP Rogojampi. Pelatihan ini diikuti oleh 60 peserta penyuluh pertanian dan petani.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Arief Setiawan, mengatakan bahwa pelatihan ini bertujan untuk meningkatkan kompetensi SDM pertanian, mendorong munculnya kebijakan peningkatan penyediaan material komponen lokal.
"Selain itu, mendorong pertumbuhan dan pengembangan produk alsintan dalam negeri, peningkatan standarisasi alsintan yang dipergunakan oleh petani, menarik minat generasi milenial untuk bekerja di sektor pertanian, dan mendorong lembaga keuangan untuk terlibat dalam pembiayaan pengembangan dan penggunaan alsintan," katanya.
Materi pelatihan tematik ini dititikberatkan pada merancang pemecahan masalah, mengenal alsintan rice transplanter, pencatatan konsolidasi keuangan usahatani, aplikasi alsintan rice transplanter, perawatan alsintan, dan analisis usaha transplanter.
Selain itu, materi tentang management UPJA yang disampaikan oleh Munanto Haris dan Roikhan Bustanul Efendi, widyaiswara dari BBPP Ketindan serta fasilitator dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Lumajang. (RO/OL-09)
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
PEMERINTAH Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), memastikan akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi, terkait kasus tanah demplot pertanian.
Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat secara maraton bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (20/8).
Wamentan Sudaryono mengajak para wisudawan Polbangtan Yoma untuk menjemput impian dengan usaha terbaik dan bangkit membangun sektor pertanian.
Kementerian Pertanian memproyeksikan produksi beras nasional hingga September 2025 surplus sebanyak 4,86 juta ton dari target yang telah ditetapkan.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyebut HUT ke-80 RI merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap kemandirian pangan nasional.
Sebanyak 2.500 bibit berbagai jenis terumbu karang, di antaranya Acropora Tenuis, Montipora Foliosa, Montipora Aequituberculata, dan Montipora Danae, ditanam.
Lokakarya literasi keuangan diselenggarakan secara khusus pada 6-7 Agustus 2025 bagi 30 UMKM terpilih di Banyuwangi.
PERTAMINA menyiapkan 78 mobil tangki alih suplai pengangkut BBM yang dikerahkan ke wilayah Banyuwangi dan sekitarnya, pasca penutupan jalan nasional di Jalur Gumitir, Banyuwangi.
Kembali jadi bagian Karisma Event Nusantara, perkuat budaya dan peradaban bangsa.
SEBANYAK 29 orang penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara itu 4 orang ditemukan meninggal dunia.
Keberadaan tim nanti akan menjelaskan secara rinci perihal sistem SPBM serta mencari solusi terbaik agar mereka tetap terakomodasi dan tetap sekolah.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved