Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Semen Gresik (SG) menyalurkan total 88 juta Zakat Karyawan melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) perusahaan dalam bentuk 778 paket sembako kepada mustahik dari asnaf fakir miskin di Kabupaten Rembang. Seremonial penyaluran sembako yang dihimpun tim UPZ SG dalam periode Januari-Mei 2021 tersebut dilepas oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz, bertempat di Rumah Dinas, Selasa, (14/9).
Bupati Rembang melepas rombongan amil UPZ dengan mengibarkan bendera Semen Gresik sebagai simbol pelepasan. Tim UPZ kemudian bergegas menuju ke dua lokasi utama yaitu Kecamatan Gunem & Bulu, Kabupaten Rembang, untuk menyalurkan zakat langsung kepada masyarakat sasaran. Proses penyerahan zakat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Dalam sambutannya Bupati Rembang menyampaikan rasa terimakasih kepada Semen Gresik yang telah memfasilitasi karyawan melalui UPZ dalam melaksanakan kewajiban berzakat. Menurutnya, upaya tersebut dapat membantu pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Rembang.
baca juga: Semen Indonesia
"Terima kasih kepada Semen Gresik terutama kepada direksi dan manajemen yang telah membuka pintu bagi karyawan untuk berzakat dengan nilai nominal yang telah mencapai ratusan juta hingga saat ini," kata Abdul Hafidz
Ketua UPZ Semen Gresik Nurhadi menyampaikan bahwa penyerahan zakat ini merupakan komitmen Semen Gresik dalam membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi. Sekaligus bentuk amanah UPZ untuk segera menyalurkan zakat dari para muzakki.
"Sebagai lembaga amil, kami merasa bertanggungjawab untuk segera menyalurkan zakat yang telah terkumpul, terlebih melihat kondisi
pandemi yang belum usai. Penyaluran ini bertujuan untuk membantu masyarakat bertahan di tengah pandemi," ujar Nurhadi.
Ia menambahkan bahwa penyaluran zakat ini merupakan penyaluran kedua yang dilakukan pada tahun 2021. Ramadhan lalu, UPZ telah menyalurkan zakat senilai 30 juta untuk para fisabilillah.
"Ada kenaikan kuantitas dari periode 1 dengan penyaluran kali ini. Kami berharap kenaikan tersebut akan terjadi di periode selanjutnya,
sehingga UPZ bisa membantu masyarakat secara lebih masif," lanjut Nurhadi.
Sejak awal berdiri pada Maret 2020, UPZ Semen Gresik telah menyalurkan zakat hingga ratusan juta rupiah. Nilai tersebut didapat dari para
muzakki, yang terdiri dari direksi, manajemen puncak, dan karyawan.
Sementara empat kali kegiatan penyaluran dilakukan dan telah bekerjasama dengan lembaga amil zakat seperti Basnaz, LazisMu, dan
LazisNu. Misi UPZ ke depan adalah mengajak lebih banyak karyawan untuk berzakat sehingga tercipta program pengentasan kemiskinan yang kuat.(N-1)
Pelaksanaan Tarhib Ramadan di ruang publik seperti Terowongan Kendal bertujuan untuk mendekatkan Baznas dengan masyarakat sekaligus memperluas literasi zakat.
Ketua BAZNAS Kota Tangsel Mohamad Subhan mengutarakan sinergi antar-lembaga zakat menjadi kunci dalam menggali potensi zakat secara optimal, khususnya di Provinsi Banten.
Dana ZIS yang terhimpun akan dikelola secara amanah dan profesional serta diarahkan pada program-program yang berdampak langsung bagi mustahik.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp50.000 per jiwa atau setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium.
Dana sosial keagamaan tidak hanya terbatas pada zakat, infak, sedekah, dan wakaf, tetapi juga mencakup sumber-sumber lainnya.
Penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kota Semarang terhadap para penyintas bencana banjir di Sumatra dan Aceh yang dititipkan melalui Baznas RI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved