Minggu 12 September 2021, 08:30 WIB

Kasus Covid-19 di DIY Tambah 180 Kasus, Sembuh Tambah 560 Kasus

Agus Utantoro | Nusantara
Kasus Covid-19 di DIY Tambah 180 Kasus, Sembuh Tambah 560 Kasus

AFP/AGUNG SUPRIYANTO
Dua orang mengenakan kostum superhero mempromosikan protokol kesehatan di kereta komuter Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

PENAMBAHAN kasus baru terkonfirmasi positif covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta makin melambat. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, penambahan kasus positif tersebut di seluruh kabuoaten/kota di bawah angka 100.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Gigus Tugas Covid-19 Berty Murtiningsih, Sabtu (11/9) malam, menjelaskan, sepanjang Sabtu (11/9) penambahan kasus baru covid-19 di DIY sebanyak 180 kasus.

"Kasus baru tersebut tertinggi di Kabupaten Bantul, tambah 63 kasus, dan terendah di Kabupaten Gunungkidul, yang bertambah 5 kasus. Sedangkan launnya, Kota Yogyakarta tambah 18 kasus, Kabupaten Kulonprogo tambah 35 kasus, dan Kabupaten Sleman tambah 59 kasus," katanya.

Baca juga: Operasi Yustisi Prokes di Kota Denpasar terus Dilaksanakan

Dengan adanya penambahan kasus terkoniormasi positif sebanyak 180, maka di seluruh DIY total kasus terkonfirmasi sebanyak 152.905 kasus.

Dia mengatakan, saat ini, di DIY suspek kumulatif tercatat sebanyak 85.559 kasus, suspek dalam pemantauan 1.892 kasus, dan kasus aktif sebanyak 5.783 kasus.

Pada hari yang sama, jelas Berty, penambahan kasus sembuh sebanyak 560 kasus, sehingga total sembuh menjadi 142.070 kasus.

Menurut Berty, kasus sembuh terbanyak dicatatkan Kabupaten Sleman sebanyak 264 kasus, disusul Kabupaten Bantul 149 kasus, Kabupaten Kulonprogo 76 kasus, kabupaten Gunungkidul 46 kasus dan Kota Yogyakarta 26 kasus.

Yang meninggal, ujarnya, tercatat sebanyak 13 kasus sehingga total kasus meninggal menjadi  5.049 kasus.

Menurut Berty pula, situasi terakhir Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan case recovery rate atau angka kesembuhan covid-19 di DIY mencapai 92,92%, dan case fatality rate atau angka kematian  covid-19 sebesar 3,30%.

Dengan menurunnya penambahan kasus baru dan terus meningkatnya angka kesembuhan, kata Berty, ketersediaan tempat tidur juga mengalami peningkatan.

Ia menyebutkan,ketersediaan tempat tidur di rumah sakit rujukan, untuk kategori kritikal, tersedia 300 tempat tidur, yang terpakai 108 sehingga BOR (Bed Occupancy Ratio) sebesar 36%.

"Untuk kategori nonkritikal, tersedia 1.690 tempat tidur, terpakai 363 tempat tidur sehingga BOR sebesar 21,48%," kata Berty Murtiningsih. (OL-1)

Baca Juga

Antara/Andreas Fitri Atmoko

Gerakan Malam Hari Loro Blonyo Percepat Capaian Vaksinasi Covid-19 di Yogyakarta

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Sabtu 18 September 2021, 00:50 WIB
Melalui gerakan vaksinasi yang dilakukan Komunitas Loro Blonyo dibantu TNI dan Polri, saat ini masyarakat di sekitar pantai selatan...
 ANTARA/Adwit B Pramono

Pandemi Mereda, Kebutuhan Tepung Diprediksi Meningkat

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 17 September 2021, 23:25 WIB
Produsen terigu BOLA Deli terus memperluas jaringan distribusinya hingga ke seluruh...
DOK/Pusat Prestasi Nasional

KSN Tingkat Provinsi 2021 Terapkan Sistem Proctoring

👤Widhoroso 🕔Jumat 17 September 2021, 23:12 WIB
KSN tingkat provinsi jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) 2021 yang berlangsung secara daring, menerapkan sistem...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ramai-Ramai Abai Laporkan Kekayaan

KPK mengungkap kepatuhan para pejabat membuat LHKPN tahun ini bermasalah. Akurasinya juga diduga meragukan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya