Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM kemarau selalu diikuti dengan maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan berladang (bahuma) masyarakat Suku Dayak Meratus yang membuka lahan pertanian dengan cara membakar acapkali dituding sebagai penyebab terjadinya karhutla.
Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat luas karhutla di Kalsel sepanjang 2021 ini sudah mencapai lebih dari 2.000 hektare. Pemerintah melalui BPBD telah menerjunkan tim satgas darat dan satgas udara dengan mengerahkan helikopter water boombing untuk memadamkan karhutla.
Pembukaan lahan untuk berladang umumnya di sepanjang lereng-lereng bukit di kawasan Pegunungan Meratus dengan luas tiap ladang rata-rata 1-2 hektare. Kepala Adat Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Abdul Hadi mengatakan masyarakat Dayak Meratus dan suku dayak pada umumnya memiliki kebiasaan turun-temurun membuka lahan pertanian dengan cara membakar.
"Tradisi berladang atau bahuma dengan cara membakar itu sudah ada sejak jaman nenek moyang (leluhur). Bahuma bagi masyarakat adat berkaitan dengan persoalan religi dimana harus dijalankan melalui ritual adat sebagai bentuk penghormatan terhadap sang pencipta, leluhur serta dewi padi," ujar Abdul Hadi.
Sebagai bagian dari siklus bercocok tanam, bahuma dilaksanakan dengan beberapa tahapan yang merupakan sebuah kearifan lokal.
"Penentuan lokasi ladang diperoleh lewat mimpi dimana leluhur akan mengabarkan apakah lahan tersebut cocok atau tidak untuk ditanam. Jika tidak baik maka lokasi ladang harus dipindah atau tetap dilalukan dengan menggelar ritual permohonan izin dan memenuhi persyaratan sesuai mimpi," tuturnya.
Baca juga: Aruh Bawanang Ungkapan Syukur Hasil Panen Suku Dayak Meratus
Lahan yang sudah dibuka, sebelum dibakar digelar aruh (upacara adat) manugal. Biasanya dilaksanakan pada puncak musim kemarau yaitu bulan September-Oktober.
"Aruh manugal ini wajib dilaksanakan. Karena itu membuka lahan dengan cara membakar adalah bagian dari ritual masyarakat suku dayak," ungkap Abdul Hadi sembari meyakinkan bahwa proses pembukaan lahan ini tidak merusak hutan.
Masyarakat suku dayak memiliki metode membakar lahan secara aman yang diterapkan secara turun temurun. Untuk mengantisipasi kebakaran meluas, mereka membuat pembatas api atau sekat bakar. Proses bahuma mulai dari membuka lahan, membakar hingga menanam (manugal) dilaksanakan secara bergotong royong.
Abu dari sisa pembakaran lahan ini dipercaya berfungsi sebagai pupuk alami yang mampu menciptakan kesuburan tanah. Karena itu penggunaan pupuk kimia pada tanaman padi gunung dan holtikultura di ladang sangat minim, namun hasilnya panennya cukup baik.
Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kabupaten Hulu SungainTengah Robi Putera menegaskan berladang bagi masyarakat suku dayak adalah praktik bercocok tanam dengan kearifan lokal, berdasarkan adat istiadat dan hukum adat.
"Berladang juga merupakan upaya melestarikan keanekaragaman hayati dan lingkungan," tegas Robi.
Budaya bahuma dengan cara membakar sudah dilakukan secara turun temurun dan tidak sampai menimbulkan Karhutla.
"Jika budaya bahuma sering dianggap pemicu Karhutla maka silakan datang untuk belajar bagaimana budaya berladang secara gilir balik yang dilakukan masyarakat adat," tambahnya.
Berladang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat adat yang tinggal di kawasan Pegunungan Meratus. Berladang adalah sebuah siklus budaya dan kepercayaan yang tidak boleh ditinggalkan serta selalu hidup dan tumbuh di tengah masyarakat adat sesuai perkembangan zaman. Makna berladang adalah meminta rejeki, keselamatan, memelihara alam dunia dan menjaga budaya leluhur. (OL-5)
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menerjunkan 3.800 personel untuk membantu kelancaran dan keamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, kearifan lokal harus dimanfaatkan dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS).
Di tengah arus globalisasi dan penetrasi teknologi digital, muncul kekhawatiran baru, apakah anak-anak Indonesia masih tumbuh dengan akar budaya, alam, dan kearifan lokalnya sendiri?
Kemenekraf/Bekraf melalui Direktorat Film, Animasi, dan Video, Deputi Bidang Kreativitas Media, menyelenggarakan kegiatan Bicara Film: Merayakan Kearifan Lokal Lewat Sinema
Toba Creative Festival tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Kemenhut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua, atas munculnya kekecewaan terkait pemusnahan barang bukti berupa ofset dan mahkota cenderawasih
Sebab bila manusia merusak atau mengabaikan alam, maka alam akan marah dan memberi peringatan melalui bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved