Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Polda Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau melakukan pelepasliaran delapan kukang (Nycticebus coucang) hasil operasi tangkapan Ditreskrimsus Polda Riau. Kukang itu terdiri dari dua anakan berumur sekitar 3 tahun dan enam dewasa dengan umur diatas 5 tahun.
Plh Kepala BBKSDA Riau Hartono mengatakan satwa langka itu dititipkan di klinik kandang transit satwa Balai Besar KSDA Riau sejak Juli 2021. "Proses pelepasliaran dilakukan setelah mendapat persetujuan dari penyidik Polda Riau dan Kejaksaan serta Tim medis Balai Besar KSDA Riau yang melakukan observasi dengan menyatakan bahwa ke 8 kukang tersebut sehat dan layak untuk dilepasliarkan," jelas Hartono, Rabu (25/8).
Ia menjelaskan, pelepasliaran dilakukan di habitatnya yaitu pada salah satu kawasan konservasi dalam pengelolaan Balai Besar KSDA Riau. "Sebagaimana kita ketahui bahwa Kukang merupakan salah satu satwa dilindungi UU dan berdasarkan kategori IUCN termasuk dalam kategori undengered atau terancam punah. Sedangkan menurut CITES, satwa ini masuk dalam Appendix I yang artinya tidak diperkenankan untuk diperjualbelikan," tegasnya.
Ia menambahkan, satwa bertubuh mungil itu hidup pada habitat hutan dataran rendah baik primer maupun sekunder. Selain itu, tidak jarang ditemukan di perkebunan. "Dengan dilepasliarkannya kukang ini diharapkan satwa dapat segera beradaptasi dan berkembangbiak dengan baik di alamnya," pungkas Hartono. (OL-15)
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Kini, sejumlah fasilitas pendukung kesejahteraan satwa telah terealisasi di PLG Sebanga.
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Riau berhasil menangkap 15 tersangka sindikat perburuan satwa liar lintas provinsi yang terkait dengan kasus gajah sumatra di PT RAPP.
Selain satwa, petugas menyita empat sangkar burung dan satu unit telepon genggam milik tersangka yang digunakan untuk melakukan transaksi ilegal.
Langkah ini dilakukan menyusul pengosongan aktivitas Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) serta pencabutan izin Lembaga Konservasi YMT oleh Menteri Kehutanan.
Melalui kolaborasi strategis, karya-karya Caleb diimplementasikan menjadi produk merchandise eksklusif yang dipasarkan melalui Beehive Store.
Pelanggan kini dapat memanfaatkan aplikasi KAI Logistik TRAX yang dilengkapi fitur pelacakan waktu nyata (real-time tracking).
Tak hanya penting untuk aktivitas warga kota, Tebet Eco Park juga menjadi habitat bagi para satwa. Di antaranya adalah burung, reptil, hingga amfibi.
Gajah yang dipaksa bekerja di lingkungan ekstrem berisiko mengalami stres dan cedera fisik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved