Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (Jateng), mengakui tingkat ketersediaan tempat tidur di RS-RS rujukan di kabupaten setempat semakin menipis. Hal itu terjadi karena jumlah pasien covid-19 kian mengalami peningkatan.
Bupati Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan berdasarkan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prembun dan RSUD dr Soedirman Kebumen pada Kamis (8/7), tingkat keterisian tempat tidur semakin tinggi.
"Di RUSD Prembun ini ada 74 pasien covid-19, ruang perawatan sudah mau penuh, karena tempat tidur untuk pasien covid-19 ini hanya tersisa 2. Jadi semakin menipis," kata Arif.
Beberapa langkah pun akan dilakukan dengan menambah lagi ketersedian tempat tidur untuk pasien covid-19 sebanyak 20 kasur.
"Kendalanya di sini memang nakes kita terbatas seiring tambahnya pasien covid-19 bahkan 35 nakes kita tengah menjalankan isolasi mandiri atau isoman," ungkapnya.
Baca juga: Kebumen Bentuk Enam Tim Khusus Covid-19
Sementara di RSUD Soedirman, ketersedian tempat tidur untuk pasien covid-19 di sana juga makin terbatas. Dari total 163 tempat tidur, kini yang sudah terpakai sebanyak 149. Hanya tersisa 14 tempat tidur.
Bupati sudah meminta adanya penambahan tempat tidur minimal 36 unit dan juga penambahan ruang ICU. Sama halnya dengan RSUD Prembun, kendala yang dihadapi di RSUD Soedirman, yakni keterbatasan nakes.
"RS lain juga hampir penuh, seperti di PKU Gombong, Sruweng, Purwogondo mereka menambah dengan tenda-tenda, Permata Medika juga sama sudah ada 16 pasien yang digeser ke rumah sakit lain karena sudah penuh," jelasnya.
Untuk ketersedian oksigen, Bupati memastikan semua cukup. Ia hanya meminta kepada masyarakat untuk pandai-pandai menjaga diri, dengan selalu menjaga prokes, tetap di rumah, jangan keluar kalau tidak ada sesuatu hal yang penting.(OL-5)
SENTRA Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polres Kebumen, Jawa Tengah, memastikan setiap makanan MBG yang akan disalurkan kepada penerima manfaat telah melalui proses rapid test.
PEMKAB Kebumen, Jawa Tengah memperketat standar keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Apalagi, hingga saat sekarang baru tiga SPPG yang memiliki SLHS.
IWAKK Walet Emas Muda merupakan wujud dari semangat kedaerahan, kedekatan suku, atau asal muasal seseorang mampu mempersatukan individu dalam satu visi.
Pada 2024, angka kemiskinan di Kebumen berada di angka 15,71%. Pada 2025, angka tersebut berhasil turun menjadi 13,58%.
Materi yang disampaikan mencakup pemilihan bibit unggul, kesehatan dan pakan ternak, pengelolaan kandang, hingga pencatatan usaha ternak secara profesional.
Keputusan tersebut disahkan dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 yang digelar di Paris, Prancis, pekan lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved