Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
REVITALISASI alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon tengah berjalan. Revitalisasi alun-alun Keraton Kasepuhan diharapkan meningkatkan kunjungan wisatan di Kota Cirebon.
Direktur Badan Pengelola Keraton Kasepuhan (BPKK) Cirebon, Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat, menjelaskan sudah sepekan ini revitalisasi alun-alun Sangkala Buana, Keraton Kasepuhan dimulai.
"Masa pelaksanaan 180 hari kerja," ungkap Alexandra, Jumat (2/7). Untuk sumber dana, lanjut Alexandra berasal dari Provinsi Jawa Barat sebesar Rp10,4 miliar.
Dijelaskan Alexandra, alun-alun Sangkala Buana nantinya akan jadi ikon baru di Kota Cirebon. "Alun-alun yang dulunya berfungsi sebagai latihan prajurit, kini berganti fungsi," ungkapnya.
Alun-alun Sangkala Buana nantinya akan dilengkapi dengan candi bentar dan panggung. Panggung tersebut diperuntukkan bagi kegiatan seni dan budaya. "Juga ada ruang terbuka hijau atau tamannya," ungkap Alexandra.
Nantinya, pagar alun-alun akan dirobohkan namun pohon-pohon rindang yang mengelilinginya tidak akan ditebang. "Justru akan ditambah dengan adanya taman," ungkap Alexandra.
Pada kesempatan itu Alexandra juga meminta dukungan masyarakat untuk pelaksaan revitalisasi alun-alun Sangkala Buana, Keraton Kasepuhan. Sehingga alun-alun nantinya akan lebih tertib dan tidak kumuh. Serta dapat menjadi ikon baru dan daya tarik kunjungan wisatawan di Cirebon di tengah turunnya kunjungan wisatawan yang terjadi di masa pandemi Covid-19 ini. (OL-13)
Baca Juga: Ribuan Warga Kota Yogya yang Positif Covid-19 Jalani Isoman
Aksi bersih-bersih pantai ini dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Cirebon bersama organisasi kemasyarakatan dan pelajar
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
PESISIR Kota Cirebon kembali dipenuhi tumpukan sampah. Kesadaran bersama diminta untuk bisa mengatasi permasalahan sampah. Tumpukan sampah terlihat di sepanjang pesisir pantai.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Perlancar aliran air saat hujan deras turun, pemasangan jaring penahan sampah dilakukan di Kota Cirebon.
Pada 2025 lalu, pemkot sudah melakukan normalisasi di 14 sungai dengan total panjang sekitar 9 km.
Keberadaan Alun-alun yang lebih tertata pun akan semakin banyak menarik kunjungan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved