Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH warga di Kota Bandung, Jawa Barat, berharap pemerintah segera mencairkan kembali program Bantuan Sosial Tunai (BST).
Sebelumnya, pemerintah sudah mencairkan program itu dengan nilai Rp600 ribu selama tiga bulan, dan disambung dengan besaran Rp300 ribu setelahnya. Bantuan disalurkan lewat PT Pos Indonesia.
Yayat Nurbayati, Keluarga Penerima Manfaat asal Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, mengaku sangat membutuhkan bantuan untuk mencukupi kebutuhan di masa pandemi ini. "Saya hanya mendengar kabar ada pencairan BST lagi. Kami sangat membutuhkannya."
Pernyataan serupa juga diungkapkan Dini Deviani, warga di kecamatan yang sama. "Saya baru dengar kabar akan ada pencairan BST lagi. Kami sangat butuh bantuan Rp300 ribu per bulan untuk tambahan hidup bersama tiga anak kami."
Tiga anak Dini, saat ini yang besar duduk di kelas 3 SD, yang kedua baru mau masuk TK. "Sekarang buat masuk TK saja biayanya Rp1,5 juta. Anak ketiga baru usia enam bulan," kata Dini.
Dia berharap pemerintah bisa segera merealisasikan pencairan BST. Terlebih, sudah banyak orang seperti Dini yang sudah kesulitan untuk memperoleh penghasilan tetap akibat pandemi.
Rencana perpanjangan BST selama dua bulan disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kunta Wibawa Dasa Nugraha. Namun, Kementerian Sosial (Kemensos) belum mengajukan secara resmi perpanjangan BST ke Kemenkeu.
"Tergantung Mensos. Kalau mengajukan tambahan anggaran ke Menteri Keuangan, kami proses, atau menunggu arahan dari Presiden," kata Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Anggaran Kemenkeu Purwanto.
Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari mengatakan, Kemensos sedang memadankan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pengusulan pencairan BST akan disampaikan ke Kementerian Keuangan. (N-2)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved