Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI menyiapkan pos pemeriksaan di wilayah perbatasan zona merah covid-19. Tindakan itu dalam upaya mencegah perluasan penyebaran virus tersebut.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Istiono mengungkapkan hal itu saat berkunjung ke Solo, Jawa Tengah, Rabu sore (16/6). Saat ini sudah ada 143 pos pemeriksaan didirikan di semua titik zona merah di sejumlah wilayah tanah air.
"Harapan kami, nanti semua titik zona merah akan dirikan titik pemeriksaan. Saat ini sudah berdiri 143 pos di zona merah," paparnya.
Ia menyebutkan Korlantas bersama jajarannya juga akan terus mendirikan pos-pos pemeriksaan di wilayah zona merah yang baru.
Dia memberikan contoh pembuatan pos pemeriksaan di perbatasan wilayah Sukoharjo dan Solo. Sukoharjo menjadi salah satu daerah yang berada di daerah zona merah dan Solo masuk zona kuning.
Istiono menegaskan, di tengah peningkatan penyebaran covid-19 belakang ini, Kota Solo yang berstatus zona kuning harus dijaga. Kota ini riskan karena berbatasan dengan Sukoharjo yang sudah zona merah.
"Di perbatasan itulah yang harus dibangun cek poin untuk mengingatkan dan melakukan pencegahan supaya tidak masuk ke Kota Solo yang berstatus zona kuning," ungkao Istiono.
Keberadaan pos pemeriksaan, lanjut dia, adalah untuk melakukan langkah-langkah antisipasi pengetatan mobilitas masyarakat, terutama dari wilayah zona merah.
"Pos pemeriksaan ini untuk memperketat mobilisasi pergerakan orang untuk menuju ke tempat-tempat kegiatan masyarakat, baik ke tempat wisata, maupun ke kegiatan masyarakat lainnya, sebagai antisipasi penyebaran. Kita akan optimalkan," tandasnya.
Selain menyiapkan pos pemeriksaan, di tengah pandemi covid-19, Korlantas juga mengubah mobil pelayanan SIM keliling menjadi mobil pelayanan tes cepat antigen gratis, pembagian masker dan pelayanan lainnya. (N-2)
Haidar Yaafi menegaskan bahwa problem lalu lintas di Jakarta, Surabaya, Medan, dan kota metropolitan lainnya tidak bisa diatasi hanya dengan pelebaran jalan atau rekayasa fisik semata.
Budi membeberkan ada sejumlah jalan yang terdampak dari kegiatan Reuni Akbar 212 ini. Masyarakat diminta menghindari jalan tersebut.
Penggunaan sirene dan strobo tidak serta-merta bisa dilakukan sembarang pihak. Ada ketentuan jelas kapan digunakan dan kapan tidak.
Dalam unggahan di media sosial, masyarakat meminta agar penggunaan sirene dan strobo ini diutamakan untuk kendaraan dengan kebutuhan urgensi.
PENDIRI Majelis Ta’lim Sabilu Taubah Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam menyampaikan imbauan dari Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho agar jemaah menaati aturan lalu lintas.
TANGGAL 19 September resmi ditetapkan sebagai Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved