Rabu 16 Juni 2021, 18:25 WIB

Trans Palas-Madina Akan Berjarak 67,47 Kilometer

Yoseph Pencawan | Nusantara
Trans Palas-Madina Akan Berjarak 67,47 Kilometer

ANTARA
Ilustrasi

 

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara menargetkan pembangunan jalan Trans Padang Lawan (Palas)- Mandailing Natal (Madina) yang sempat terkatung sejak 2017 akan rampung pada 2022. Trans Palas-Madina ini akan akan melintasi beberapa desa di dua kabupaten tersebut.

Di Kabupaten Palas, desa yang akan dilalui antara lain Desa Hapung, Sopo Jaring, Aek Namate, dan Desa Oabuar dengan total jarak 28,6 kilometer. Sedangkan di Mandina, jalur ini akan melintasi sejumlah desa diantaranya Aek Nabara, Batu Layap, Aek Gorsing dan Pagur, dengan jarak 38,87 kilometer. "Sehingga jarak total jalan ini nanti akan sejauh 67,47 kilometer," ujar Kepala UPT Jalan dan Jembatan Gunung Tua Dinas Binamarga dan Bina Konstruksi Pemprov Sumut Marlindo Harahap, Rabu (16/6).

Dia ungkapkan, saat ini progres pembangunan dalam tahap pengerasan tanah. Memang, katanya, sudah ada yang diaspal tetapi masih sebagian kecil yakni hanya sampai desa Hapung bila dari Sibuhuan.

Namun demikian, ruas jalan yang sudah diaspal tersebut tetap belum bisa dilalui kendaraan roda empat karena melalui bukit yang cukup tinggi. "Kita akan mengurangi kecuramannya agar bisa dilalui kendaraan," imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan, salah satu fokus pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemprov saat ini adalah penyelesaian jalan Trans Palas-Madina. Dia menargetkan pembangunannya bisa selesai pada tahun 2022.

Akses jalan hingga kini masih menjadi masalah di Kabupaten Palas. Ibu Kota Kabupaten Palas, Sibuhuan, meski hanya berjarak sekitar 60 km dengan Penyabungan, Ibu Kota Kabupaten Madina. Sampai sekarang belum ada akses jalan yang memadai sehingga masyarakat Palas harus melalui lintas Timur Sumut dengan jarak tempuh hingga 210 km.

Trans Palas-Madina akan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dibandingkan dengan melalui rute itu dari enam jam menjadi tinggal 1 jam 30 menit.

Menurut Gubernur, jalur ini sebenarnya sudah dibuka pada 2017, saat dirinya masih menjabat sebagai Pangdam I/Bukit Barisan. Namun pembangunannya sempat terhenti.(yp)

Baca Juga

Ist

Pameran Pengadaan Barang Jasa Skala Nasional Digelar di Yogyakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 08:46 WIB
Direktur Utama Feraco, Moch. Ruslim menyebutkan animo dan antusiasme pengunjung meningkat dari tahun ke tahun, baik dari para peserta...
DOK.MI

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Angkutan BBM Ilegal Terbakar di Muba

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:45 WIB
Ketiganya ditangkap Satreskrim Polres Muba secara terpisah di rumah...
Dok. Mutuagung Lestari

Perluas Jasa Uji Kualitas Lingkungan, Mutuagung Lestari Resmikan Laboratorium di Pontianak

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:41 WIB
Saat ini, PT Mutuagung Lestari memiliki lima cabang laboratorium lingkungan yang berada di Samarinda, Pekanbaru, Pangkalan Bun, Medan dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya