Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II. Â
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II. Â
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Sulawesi Utara terus mencari tahu penyebab utama dari kematian Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong. Helmud meninggal dunia dalam dalam penerbangan Lion Air JT-740 rute Denpasar-Makassar, Rabu (9/6).
Selain membentuk tim khusus, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Nana Sudjana mengaku bakal melakukan upaya otopsi terhadap jenazah Helmud Hontong.
Bahkan, tim penyelidik sudah diturunkan oleh Nana ke wilayah Sangihe guna mendapatkan restu dari keluarga korban.
"Masalah otopsi, kami terus. Memang ada penolakan dari masyarakat dan keluarga. Jadi ini, tetap kami upayakan dilakukan pendekatan, biar semuanya jelas lah," papar Nana, Minggu (13/6).
Nana menuturkan di media sosial tengah berseliweran asumsi dan prasangka mengenai wafatnya orang nomor dua di wilayah Kabupaten Sangihe tersebut.
Baca juga: Lion Air Ungkap Kronologi Wafatnya Wakil Bupati Sangihe di Pesawat
Maka dari itu, penyelidikan kepolisian dilakukan guna membuat terang dan jelas mengenai peristiwa yang terjadi.
"Kami meminta pengertian keluarga, kan biar jelas untuk membuat jelas," terang Nana.
Seluruh data yang diperoleh nantinya akan diuji oleh tim forensik guna memastikan kematian Helmud di udara. Nana menyatakan saat ini proses penyelidikan pihak kepolisian masih berlangsung. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan data di lapangan.
Dari temuan awal, diduga Helmud meninggal karena terkena serangan jantung saat berada di pesawat. Namun, kematian di udara akibat serangan jantung dinilai janggal oleh sejumlah aktivis.
Pasalnya, kematian Helmud terjadi saat dirinya menolak izin tambang emas di wilayah Sangihe tempatnya bertugas.(OL-5)
Marcel Radhival mengenang sosok Tika sebagai pendamping hidup yang sangat suportif.
Seorang warga yang terdampak banjir di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Pendaki asal Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang sejak 17 hari lalu saat mendaki Gunung Slamet akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dia kehilangan nyawa di Arab Saudi setelah terjatuh dari lantai dua sebuah gedung tempatnya bekerja pada 18 Desember 2025.
Satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam kecelakaan di Tol Batang–Semarang. Polisi mendalami dugaan gangguan kemudi pada truk trailer bermuatan besi.
"Ada satu meninggal dunia ketika dalam perawatan di RSUD Kalisari Batang yakni kernet bus bernama Sucipto (47), warga Ngromo RT 02 RW 08, Rejosari, Bancak, Kabupaten Semarang,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved