Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Participating Interest (PI) menjadi salah satu agenda pertemuan Rapat Kerja Nasional dan Sosialisasi Hasil Munas Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) yang digelar di Hotel Wyndham OPI Mall, Kamis (3/6).
PEMBAGIAN dana bagi hasil yang kurang merata serta transparansi mengenai hasil produksi minyak dan gas merupakan beberapa permasalahan yang dialami daerah penghasil. Karena itu, Participating Interest (PI) menjadi salah satu agenda pertemuan Rapat Kerja Nasional dan Sosialisasi Hasil Munas Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) yang digelar di Hotel Wyndham OPI Mall, Kamis (3/6).
''Asosiasi berupaya membantu daerah untuk mencari keadilan daerah migas yang memang belum merata,'' kata Ketua Umum ADPMET, Ridwan Kamil.
Ridwan menuturkan provinsi yang telah mendapatkan PI atau dana bagi hasil dari investor baru Provinsi Jawa Barat dan Kalimantan Timur. Provinsi lain saat ini masih berjuang untuk mendapatkan jatah PI yang besarannya 10% dari pengelolaan blok migas yang kontraknya berakhir.
''Kita juga memperjuangkan agar ladang minyak marjinal dan tidak terurus dapat diserahkan ke daerah untuk pengelolaannya. Bisa diolah oleh BUMD yang telah dibentuk. Sehingga hasilnya bisa bermanfaat bagi pembangunan daerah penghasil. Bisa untuk bangun sekolah, rumah sakit, puskesmas dan fasilitas lainnya,'' ujarnya.
Agenda lainnya, sambung Ridwan, melatih sumber daya manusia (SDM) di daerah penghasil agar tidak menjadi penonton di wilayahnya sendiri. SDM di daerah harus dilibatkan dalam kegiatan produksi migas. ''Kita akan lakukan edukasi. Dana bagi hasil dari migas bisa dialokasikan untuk pendidikan sektor migas,'' tuturnya.
Menurut Ridwan, ada beberapa skema PI yang selama ini diterapkan. Pertama, uang hasil kilang di daerah atau ladang minyak mengalir ke pusat baru didistribusikan melalui dana bagi hasil. Hanya saja, skema ini memiliki kelemahan lantaran perusahaan tambang kerap kurang transparan terhadap laporan neraca pengeboran.
''Sehingga daerah kebagian sedikit. Nah, kita ingin laporan ini bisa transparan,'' terangnya.
Skema kedua yakni sharing keuntungan sebesar 10% langsung dengan investor migas. Biasanya, skema ini disalurkan melalui BUMD yang dibentuk oleh Pemda. ''Jadi BUMD yang mengelola hasil keuntungan tersebut,'' bebernya.
Gubernur Sumsel Herman Deru menuturkan asosiasi diharapkan dapat mendorong Kementerian Keuangan untuk memberikan kejelasan terkait DBH Migas yang disalurkan.
Ia menjelaskan untuk skema PI, Sumsel memiliki 9 potensi ladang minyak yang bisa dikerjasamakan. ''Satu sudah berjalan dan sudah dikelola PDPDE. Satu lagi baru mau berjalan. Sementara 7 lagi berpotensi untuk bekerja sama,'' ucapnya.
Deru menerangkan dalam Peraturan Menteri ESDM no 15 Tahun 2015 Tentang pengelolaan Wilayah kerja Migas yang akan berakhir kontrak kerjanya, daerah diberikan kesempatan untuk mengelola ladang minyak yang akan habis masa kontraknya. Hanya saja, pengelolaannya tidak bisa bekerja sama dengan swasta.
''Kami harap ini bisa jadi pembahasan. Kalau bisa BUMD dapat bermitra dengan pihak ketiga untuk pengelolaannya,'' pungkasnya. (DW/OL-10)
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025.
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Salah satu pendorong utama optimisme SAKA adalah keberhasilan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di Wilayah Kerja (WK) Pangkah.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengandalkan skema konsorsium asuransi untuk melindungi aset-aset migas nasional yang bernilai besar.
Kementerian ESDM tawarkan 10 area potensi blok migas baru hasil studi Badan Geologi & LEMIGAS. Simak daftar wilayah, skema bagi hasil 50%, dan jadwal lelangnya.
Kebijakan pelaksanaan proyek offshore saat ini belum sepenuhnya mendorong penguatan industri nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved