Selasa 01 Juni 2021, 21:41 WIB

Puluhan Pengendara Reaktif Diputarbalik oleh Polda Sumsel

Dwi Apriani | Nusantara
Puluhan Pengendara Reaktif Diputarbalik oleh Polda Sumsel

MI/Dwi Apriani
Tes antigen dan GeNose di pos penyekatan Pintu Tol Kayuagung bagi pemudik yang melintasi daerah tersebut.

 

SEPANJANG masa arus mudik lebaran, Kepolisian Daerah Sumatra Selatan bekerja sama dengan instansi lain melaksanakan penyekatan di pintu masuk kedatangan Sumsel. Bukan sekedar di perbatasan antar provinsi, penyekatan juga dilakukan di pintu masuk tol, pelabuhan, bandara hingga stasiun kereta api.

Bahkan pascalebaran pun, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) selama dua pekan. Mekanismenya sama dengan penyekatan mudik selama masa lebaran kemarin.

Selama dua pekan itu, Polda Sumsel berhasil meminimalisir para pemudik yang hendak masuk ataupun keluar dari wilayah Sumsel. Selain itu juga melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi Covid-19 di setiap pemudik.

Baca Juga: Pemerintah Harus Tegas Sikapi Antigen Daur Ulang di Kualanamu

''Selama dua pekan ini, kami telah memeriksa sebanyak 17.835 pengendara di berbagai pos yang kami dirikan. Hasilnya ada 86 orang yang terindikasi reaktif,'' kata Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol CF Hotman Sirait.

Para pengendara yang dinyatakan positif covid-19 itu langsung dikarantina di puskesmas terdekat dan juga ada yang diminta untuk putar balik dan melakukan karantina mandiri. Mereka yang dinyatakan positif covid-19 dari hasil swab antigen saat akan masuk ke wilayah Sumsel dan dilakukan pemeriksaan.

''Untuk masyarakat yang berdomisili di Sumsel langsung diarahkan untuk ke puskesmas terdekat, namun untuk non Sumsel kami imbau putar balik dan karantina mandiri,'' ucapnya.

Baca Juga: Pemudik Kembali ke Padang Wajib Swab Antigen

Kegiatan pemeriksaan Covid-19 ini, kata dia, dilakukan di 55 pos penyekatan yang ada di wilayah Sumsel. Pengendara roda dua, roda empat, bus, angkutan barang hingga truk diperiksa dan dilakukan swab antigen bagi yang belum mendapat pemeriksaan kesehatan.

Selain pemeriksaan dan swab antigen di setiap pos sekat, kendaraan yang sudah dilakukan pemeriksaan juga ditempel stiker sehingga, kendaraan bisa melanjutkan perjalanan dan menunjukan bila kendaraan tersebut sudah diperiksa. ''Di pos sekat, kami juga memberikan imbauan kepada pengendara untuk selalu menggunakan masker. Karena, masih banyak pengendara yang tidak mengenakan masker. Setidaknya, di 55 pos sekat kami membagikan sebanyak 27.206 masker kepada pengendara yang berasalan lupa membawa masker,'' pungkasnya. (DW/OL-10)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Sekwan DPRD Maybrat Ferdinandus Taa Dinilai Figur Tepat Jadi Penjabat Bupati Maybrat

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 23:15 WIB
Sebagai putra daerah Maybrat, Ferdinandus Taa dinilai memiliki rekam jejak yang baik dalam kepemimpinan, mengenal wilayah dan seluk beluk...
ANTARA/Rony Muharrman

Polda Masih Buru Bos Judi Online Terbesar di Sumut

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 23:05 WIB
Polda Sumut terus mencari bos judi online terbesar yang bernama ABK dan hingga kini tidak diketahui...
dok.ist

Ruangan di Kantor Bupati Pemalang Disegel KPK

👤Supardji Rasban 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 22:52 WIB
PETUGAS Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Kamis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya