Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
TUJUH dari delapan korban insiden tenggelamnya KM Wicly Jaya Sakti (WJS) di perairan Tanjungjabung Timur, Jambi, berhasil ditemukan. Mereka ditemukan tewas mengapung di laut sekitar Pulau Berhala, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.
Satu penumpang masih belum ditemukan, atas nama Berliana Meilani Fanida, 18 tahun. Dipimpin Kepala Basarnas Jambi Ibu Haris Al Husain, pencarian jasad Berliana asal Nipah Panjang, Tanjungjabung Timur, Jambi tersebut dilanjutkan Selasa ini (25/5).
"Dari delapan korban yang terdata hilang, tujuh berhasil ditemukan dalam pencarian semenjak Sabtu kejadian hingga Senin kemarin. Semua meninggal, ditemukan di sekitar periaran umum Pulau Berhala. Hari ini kita lanjutkan bersama tim dari Polairud Polda Jambi. Masih fokus di sekitar Pulau Berhala," kata Ibnu, Selasa (25/5).
Tujuh dari korban meninggal yakni, Nur Aida, 48 tahun, warga Nipah Panjang, Bunga Ateng, 54 tahun, Bunga Dewi, 37 tahun, dan Besse Safira, 5 tahun (ketiganya warga Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu, Tanjungjabung Timur.
Korban selanjutnya yakni Rosna Wati, 65 tahun, Dina Permata Sari, 18 tahun. Keduanya warga Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Sedangkan satu orang lagi, atas nama Bilqis Ramadanian Fanida, 5 tahun, asal Nipah Pajang, Jambi.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Media Indonesia, jasad para korban yang ditemukan, tidak satupun yang menggunakan pelampung. "Tidak pakai pelampung Bang," kata Humas Kantor Basarnas Jambi Luthfi.
Hal serupa juga disampaikan beberapa penumpang selamat yang berhasil dievakuasi awak kapal tunda TB Sabang XXI saat terapung di laut. Sebagian korban selamat mengaku selamat karena memegang drum plastik dan sejumlah barang-barang yang mengapung. (OL-13)
Baca Juga: Kapal Dihantam Ombak, 9 Penumpang Hilang
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
OPERASI SAR terhadap satu WNA Spanyol, korban tenggelamnya KM Putri Sakinah resmi ditutup, Jumat (9/1) pukul 15.00 Wita.
OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah resmi ditutup pada Jumat, (9/1).
ARUS laut kencang di perairan Laut Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak menyurutkan langkah Tim SAR Gabungan dalam melanjutkan pencarian satu Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol.
KEDUTAAN Besar Spanyol di Jakarta kembali mengajukan permohonan perpanjangan operasi pencarian terhadap satu korban yang masih hilang dalam insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah.
TIM SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian satu Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol korban tenggelamnya Kapal Wisata KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Jumat (26/12/2025).
Mobil Toyota Avanza yang mereka tumpangi dihantam kereta api penumpang di perlintasan tanpa palang pintu, Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Korban pertama kecelakaan ATR 42-500 di Balocci, Pangkep dievakuasi. Ia ditemukan tewas di jurang 200 m saat SAR dihantam cuaca ekstrem. Kabut pekat visibilitas 5 m.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di jalur arah Surabaya menuju Malang, tepatnya di Desa Pamotan, Kecamatan Porong.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Kecelakaan terjadi di Jalur A Jajan Tol KM 426.400 Semarang-Bawen tepatnya di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang Selasa (6/1) pagi, dengan korban 1 tewas dan 6 luka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved