Senin 24 Mei 2021, 02:00 WIB

Ditipu, Pengantin Malu Dipajang tanpa Pelaminan dan Tenda

Mediaindonesia.com | Nusantara
Ditipu, Pengantin Malu Dipajang tanpa Pelaminan dan Tenda

Antara
Sepasang pengantin baru di Jorong Kapalo Koto, Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam Sumatra Barat.

 

Sepasang pengantin baru di Jorong Kapalo Koto, Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam Sumatra Barat, terpaksa menanggung malu karena ulah oknum penyedia tenda pelaminan yang tidak kunjung menyediakan fasilitas yang dijanjikan di acara resepsi.

"Saya pribadi dan keluarga besar kecewa dan menanggung malu karena kejadian ini, padahal saya telah membayar uang muka sebesar Rp3 juta," kata pengantin pria, Ari (28) di Bukittinggi, Ahad.

Menurutnya, kejadian terjadi pada Sabtu (22/05) saat melangsungkan acara resepsi pernikahan yang dilakukan di rumah kediamannya bersama keluarga di Kapalo Koto.

Tenda pelaminan yang dipesannya tidak kunjung dipasang hingga selesai acara oleh penyedia jasa pelaminan yang enggan ia sebutkan namanya.

Tenda yang seharusnya terpasang sempurna sejak pagi, hanya diisi oleh beberapa meja tanpa kursi, satu helai karpet, tanpa tabir dan paling menyedihkan adalah tidak ada singgasana pelaminan untuk tempat bersanding kedua mempelai.

"Saya marah, kecewa dan malu, tetapi sampai saat ini masih berusaha menjaga nama baik jasa pelaminan yang berada masih berdekatan dengan nagari kami ini," kata dia.

Ia menambahkan, pihaknya sudah mencoba menghubungi jasa pelaminan tetapi tetap datang terlambat sekitar pukul 14.00 WIB.

"Jelas kami menolak ketika mereka datang terlambat, akan lebih malu jika mereka kami izinkan memasang pelaminan di hadapan tamu yang sudah banyak datang," kata dia.

Ari menambahkan, padahal dia sudah bersusah payah mengantarkan uang muka untuk pelaminan itu sejak tanggal 01 Mei karena permintaan sang penyedia jasa.

Akhirnya, pengantin baru ini melaksanakan resepsi pernikahan dengan bahan dan peralatan sederhana seadanya dengan memendam rasa kecewa.

Kejadian ini juga beredar luas di media sosial hingga dibagikan sampai 200 kali lebih oleh pengguna medsos di Bukittinggi dan Agam. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Ist

Intani Dukung Petani di Ciwidey dan Lembang, Bandung, Ekspor Buncis

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 21:52 WIB
Intani berkolaborasi dengan CV Berkah Alam Pasundan (BAP) membina petani dan memasarkan hasil pertanian agar para petani mendapat kepastian...
ANTARA/Risky Andrianto

Apindo Jawa Barat Ajak Asosiasi Bersinergi, bukan Berkompetisi

👤Bayu Anggoro 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 21:40 WIB
Surat Edaran Gubernur Jawa Barat dinilai bisa menjaga stabilitas iklim...
MI/AGUS MULYAWAN

Jelang HUT, NasDem Jawa Barat Gelar Serangkaian Aksi untuk Warga

👤Bayu Anggoro 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 21:20 WIB
Pihaknya juga membekali peserta dengan tips dan solusi dalam membantu persoalan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mengenal Skandal Menghebohkan Pandora Papers

Rahasia kekayaan para elite kaya yang berasal dari 200 negara dan wilayah di dunia terungkap melalui dokumen Pandora Papers

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya