Jumat 07 Mei 2021, 18:45 WIB

Empat Pos Penyekatan di Batas Kabupaten Dairi Antisipasi Pemudik

Apul Iskandar | Nusantara
Empat Pos Penyekatan di Batas Kabupaten Dairi Antisipasi Pemudik

MI/Apul Iskandar

 

PEMERINTAH Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, telah mulai memberlakukan larangan mudik dengan melakukan penyekatan di empat pos. Hal ini untuk mencegah lolosnya pemudik dan pendatang yang berpotensi meningkatkan penyebaran Corona Virus Disease-19 (Covid-19) di Kabupaten Dairi.

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi yang juga Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Kabupaten Dairi, Rahmat Syah Munthe mengatakan, untuk menindaklanjuti kebijakan larangan mudik 2021 Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Instruksi Bupati Dairi Nomor 440/2801 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan covid-19 di tingkat desa dan kelurahan. Hal ini untuk pengendalian penyebaran covid-19 serta Surat Keputusan Bupati Dairi Nomor 387/551.05/II/2021 tanggal 24 Februari 2021 tentang pembentukan panitia pengamanan dan pengaturan lalu lintas di Kabupaten Dairi tahun anggaran 2021 Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Dairi melakukan penguatan, pengendalian, pengawasan terhadap perjalanan orang pada posko check point.

"Bersama TNI/Polri didukung oleh beberapa OPD terkait menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 telah dibentuk pos penyekatan dan pengamanan arus mudik di Kabupaten Dairi yang terdiri dari empat pos, diantaranya pos pengamanan simpang Taman Wisata Iman Sitinjo, pos pengamanan Sidiangkat, pos pengamanan di Silahi Sabungan serta pos pelayanan di pusat pasar Sidikalang," kata Rahmat Syah Munthe dalam keterangannya, Jumat (7/5).

Rahmat menjelaskan dalam melakukan penguatan, pengendalian serta pengawasan terhadap pendatang dan pemudik pada posko check point dan posko pengamanan secara serentak telah dimulai dari sejak Kamis (6/5/21) sampai dengan Senin (17/5/2021).

"Adapun instansi yang terlibat dalam kegiatan tersebut meliputi Dinas Perhubungan sebanyak 12 orang, Satuan Polisi Pamong Praja 12 orang, Dinas Kesehatan 12 Orang,
BPBD Kabupaten Dairi 4 orang,
PUTR Kabupaten Dairi 4 Orang, unsur TNI sebanyak 14 orang serta unsur
Polri sebanyak 81 orang," jelasnya.

Ia menerangkan adapun penyekatan yang dilakukan di Pos Simpang Taman Wisata Iman Kabupaten Dairi bertujuan untuk mengantisipasi mobilitas kenderaan pribadi dan umum dari Kabupaten Karo, Medan, dan Simalungun. Sedangkan Pos Sidiangkat mengantisipasi mobilitas kenderaan dari Kabupaten Pakpak Bharat dan Nangroe Aceh Darussalam.

"Setiap pelaku perjalanan diperiksa apakah dilengkapi dengan Surat Keterangan Kepala Desa/Lurah, Surat Keterangan Negatif covid-19 dengan tes RT-PCR/Rapid-Test antigen/Tes Genose C-19. Personel pos Taman Wisata Iman dan Sidiangkat bertugas selama 24 Jam dibagi dua shift sedangkan Pos Silahi Sabungan dan pos pelayanan pusat pasar Sidikalang hanya satu shift. Petugas kesehatan mempersiapkan mobil ambulance dan sopir sementara personil BPBD dan PUTR tidak tetap berada di pos namun siap siaga apabila ada terjadi bencana alam dengan mempersiapkan alat berat bila diperlukan," terangnya. (AP/OL-10)

Baca Juga

MI/Ardi

Sahabat Ganjar Jogja Dukung Ganjar Maju Pilpres 2024

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Senin 21 Juni 2021, 07:50 WIB
Mereka menilai sosok yang sekarang menjadi Gubernur Jawa tengah tersebut memiliki banyak prestasi dan merupakan pemimpin masa depan...
Dok: PT PLN IUW NTT

Listrik di Perbatasan RI-Timor Leste Sudah Menyala 24 Jam

👤Palce Amalo 🕔Senin 21 Juni 2021, 07:34 WIB
PLN meningkatkan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang terletak di Oepoli dengan mendatangkan satu unit mesin 160...
AFP/Mario Tama

Pidie Targetkan 70% Warga Harus Diivaksin Covid-19

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Senin 21 Juni 2021, 02:00 WIB
Pemerintah atau tim penanganan Covid-19 setempat kini menargetkan 70% warga di kabupaten pesisir Selat Malaka tersebut harus...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jangan Gagap Lindungi Nasabah di Era Digital

ERA pandemi covid-19 berdampak pada berpindahnya aktivitas masyarakat di area digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya