Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir bandang di Lembata, Nusa Tenggara Timur, 4 April 2021
lalu, menerbitkan perhatian Ikatan Notaris Indonesia.
Melalui donasi yang dikumpulkan ketua umumnya Yualita Wulandari, organisasi para Notaris tersebut menyalurkan donasi berupa bahan pangan. Bantuan diserahkan di posko pengungsian di sejumlah wilayah di NTT.
Di Lembata, bantuan kemanusiaan disalurkan ke posko pengungsian SMP
Negeri Lewoleba, Kamis (29/4) oleh Notaris Heriyanto Wijaya. Posko
terbesar itu menampung 308 jiwa pengungsi. Kebutuhan beras di lokasi ini mencapai 150 kilogram per hari.
"Ini bantuan kemanusiaan dari Ikatan Notaris Indonesia disalurkan oleh
ketua umum Ikatan Notaris Indonesia, Yualita Wulandari, yang menghimpun
teman-teman Notaris seluruh Indonesia," ujar Heriyanto Wijaya.
Pihaknya mengerahkan relawan Pemuda Katolik, guna membantu distribusi bantuan logistik berupa beras, mi instant dan air minum dalam kemasan ke titik-titik pengungsian.
Selain logistik berupa bahan makanan, Ikatan Notaris Indonesia juga
menyalurkan peralatan makan berupa kompor, piring, sendok makan, termos
nasi, cetek dan saringan yang akan disalurkan ke sejumlah titik
pengungsian.
Organisasi para Notaris se Indonesia inipun akan mendirikan MCK pada
titik-titik pengungsian mandiri yang tersebar di kebun-kebun.
"Ketua umum mengucapkan bela sungkawa mendalam atas korban jiwa yang ditimbulkan akibat badai Seroja," ujar Heriyanto Wijaya.
Kordinator Posko Pengungsian SMP Negeri Lewoleba, Kristoforus Lera
menyampaikan terima kasih berlimpah atas bantuan kemanusiaan yang di
serahkan Ikatan Notaris Indonesia.
"Kita ini hidup dari sumbangan pemerintah dan donatur, mau besar dan
kecil kita terima saja. Terima kasih atas kepedulian seluruh donatur
termasuk Ikatan Notaris Indonesia ini," ujar Kristoforus.
Ia menyebutkan, untuk kebutuhan dapur bagi 308 jiwa pengungsi, di
butuhkan 150 kg beras per hari. Sementara sayur mayur dipasok dari donasi warga dari kampung, dan ikan dari BPBD. (N-3)
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Lembata membutuhkan investasi yang ramah lingkungan, meskipun beberapa sektor strategis kerap mendapat penolakan dari sebagian masyarakat.
Berdasarkan pengamatan instrumental, aktivitas kegempaan masih didominasi oleh gempa hembusan dengan jumlah mencapai 1.340 kejadian.
DINAS Kesehatan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, bersama Puskesmas Lewoleba melakukan tindakan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Lewoleba Barat, Selasa (18/11).
SENJA baru saja turun di Taman Kota Lewoleba, Ibu Kota Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/11), ketika satu per satu obor mulai menyala.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved