Kamis 29 April 2021, 17:30 WIB

Ikatan Notaris Indonesia Salurkan Donasi Korban Badai Seroja

Alexander Taum | Nusantara
Ikatan Notaris Indonesia Salurkan Donasi Korban Badai Seroja

MI/ALEXANDER TAUM
Notaris Heriyanto Wijaya Menyerahkan bantuan dari Ikatan Notaris Indonesia untuk korban bencana di Lembata

 

BENCANA banjir bandang di Lembata, Nusa Tenggara Timur, 4 April 2021
lalu, menerbitkan perhatian Ikatan Notaris Indonesia.

Melalui donasi yang dikumpulkan ketua umumnya Yualita Wulandari, organisasi para Notaris tersebut menyalurkan donasi berupa bahan pangan. Bantuan diserahkan di posko pengungsian di sejumlah wilayah di NTT.

Di Lembata, bantuan kemanusiaan disalurkan ke posko pengungsian SMP
Negeri Lewoleba, Kamis (29/4) oleh Notaris Heriyanto Wijaya. Posko
terbesar itu menampung 308 jiwa pengungsi. Kebutuhan beras di lokasi ini mencapai 150 kilogram per hari.

"Ini bantuan kemanusiaan dari Ikatan Notaris Indonesia disalurkan oleh
ketua umum Ikatan Notaris Indonesia, Yualita Wulandari, yang menghimpun
teman-teman Notaris seluruh Indonesia," ujar Heriyanto Wijaya.

Pihaknya mengerahkan relawan Pemuda Katolik, guna membantu  distribusi bantuan logistik berupa beras, mi instant dan air minum dalam kemasan ke titik-titik pengungsian.

Selain logistik berupa bahan makanan, Ikatan Notaris Indonesia juga
menyalurkan peralatan makan berupa kompor, piring, sendok makan, termos
nasi, cetek dan saringan yang akan disalurkan ke sejumlah titik
pengungsian.

Organisasi para Notaris se Indonesia inipun akan mendirikan MCK pada
titik-titik pengungsian mandiri yang tersebar di kebun-kebun.

"Ketua umum mengucapkan bela sungkawa mendalam atas korban jiwa yang ditimbulkan akibat badai Seroja," ujar Heriyanto Wijaya.

Kordinator Posko Pengungsian SMP Negeri Lewoleba, Kristoforus Lera
menyampaikan terima kasih berlimpah atas bantuan kemanusiaan yang di
serahkan Ikatan Notaris Indonesia.

"Kita ini hidup dari sumbangan pemerintah dan donatur, mau besar dan
kecil kita terima saja. Terima kasih atas kepedulian seluruh donatur
termasuk Ikatan Notaris Indonesia ini," ujar Kristoforus.

Ia menyebutkan, untuk kebutuhan dapur bagi 308 jiwa pengungsi, di
butuhkan 150 kg beras per hari. Sementara sayur mayur  dipasok dari donasi warga dari kampung, dan ikan dari BPBD. (N-3)

Baca Juga

MI/Yose Hendra

Morula IVF Padang, Solusi Bagi Pasangan Yang Belum Miliki Buah Hati

👤Yose Hendra 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 22:30 WIB
Program IVF di Indonesia semakin diminati pasangan yang tak kunjung memiliki buah hati, termasuk juga di Padang dan sekitar provinsi...
Dok. DPD

Ketua DPD MInta Polri Usut Penembakan di Sumut

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 21:45 WIB
"Secara pribadi, saya juga menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya rekan wartawan Saudara Marsalem Harahap. Semoga...
Antara/Inrianto Eko Suwarso

Komnas PA Sebut Korban Kekerasan Seksual di SPI Capai 60 Orang

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 21:00 WIB
Sejauh ini, kata Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait, dari 60 korban itu, sebanyak 14 orang di antaranya telah menyelesaikan berkas acara...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pungli Tetap Marak Pak Satgas!

Pungli di berbagai layanan publik terus menjadi masalah yang dialami masyarakat, bahkan di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya