Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida mengatakan, analisis morfologi area puncak Gunung Merapi, berdasar foto dari sektor barat daya hari Rabu (21/4) terhadap foto hari Kamis (15/4) menunjukkan terjadinya perubahan morfologi area puncak karena aktivitas guguran dan pertumbuhan kubah.
"Volume kubah lava di sektor barat daya sebesar 1.069.600 meter kubik dengan laju pertumbuhan 11.900 meter kubik per hari,"kata Hanik, Minggu (25/4) di Yogyakarta.
Sedangkan analisis morfologi area puncak berdasarkan foto dari sektor tenggara yang diambil hari Kamis (22/4) foto yang diambil hari Rabu (14/4) menunjukkan volume kubah tengah sebesar 1.794.000 meter kubik.
Hanik mengemukakan pula, awanpanas guguran selama sepekan mulai tanggal16 April hingga 22 April 2021 terjadi sebanyak 9 kali dengan jarak luncur teramati sejauh 1.800 meter ke arah barat daya dan terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimal 60 mm dan durasi 138 detik.
Guguran lava, jelasnya, teramati sebanyak 144 kali dengan jarak luncur maksimal 1.600 meter ke arah barat daya dan 2 kali ke arah tenggara dengan jarak luncur 400 m.
Kegempaan
Dalam minggu pengamatan ini, lanjutnya, kegempaan Gunung Merapi tercatat 9 kali Awan panas guguran (AP), 12 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 156 kali gempa Fase Banyak (MP), 924 kali gempa Guguran (RF), 14 kali gempa Hembusan (DG) dan 4 kali gempa Tektonik (TT). Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu.
Sedangkan deformasi, menurut Hanik, jarak tunjam EDM (electronic distance measurement) di sektor barat laut dari titik tetap BAB ke reflektor RB1 berkisar pada jarak 4.035,059 meter hingga 4.035,090 meter, dan dari BAB ke reflector RB2 pada kisaran 3.849,678 meter hingga 3.849,702 meter.
"Baseline GPS Klatakan - Plawangan berkisar pada 6.164,05 meter hingga 6.164,07 meter. Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan
EDM dan GPS pada minggu ini tidak menunjukkan adanya perubahan yang signifikan," jelasnya.
Hujan dan Lahar, ujarnya, minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas curah hujan tertinggi sebesar 24 mm/jam selama 35 menit, di Pos Ngepos pada tanggal 18 April 2021. "Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung
Merapi," katanya.
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental, imbuhnya, maka disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi
berupa aktivitas erupsi efusif sehingga status masih dipertahankan pada tingkat Siaga atau Level III.
Potensi bahaya saat ini, katanya, berupa guguran lava dan awan panas pada sektor Selatan - Barat Daya meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak,
Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu Sungai Gendol sejauh 3 km.
"Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak," katanya. (OL-13)
Baca Juga: Gunung Merapi keluarkan Awan Panas
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Target penanaman satu juta pohon bukan sekadar angka, melainkan gerakan besar untuk membangkitkan kepedulian warga terhadap pelestarian Merapi.
Selain penanaman pohon di 50 hektar kawasan TNGM, pihaknya juga akan melakukan kajian terkait pemulihan ekosistem di lokasi-lokasi bekas penambangan liar.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan telah terjadi Awan panas dengan jarak luncur 1,1 kilometer, Rabu (18/9) pagi.
Survei dari platform layanan akomodasi RedDoorz menunjukkan bahwa berlibur ke luar kota lebih diminati dibandingkan dengan staycation,
SEJAK Minggu (2/6) kemarin pukul 18.00 WIB hingga Senin (3/6) pukul 06.00 WIB, Gunung Merapi memuntahkan lava hampir setiap jam.
Mantan rider Moto2 Doni Tata Pradita mendesak pembangunan sirkuit permanen di Yogyakarta. Jogja terbukti sukses mencetak pembalap level dunia seperti Veda Ega dan Aldi Satya.
MEMASUKI Hari ketiga Lebaran 2026, Senin (23/3) KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta terpantau ramai lancar didominasi oleh pengguna musiman dengan volume pengguna sebanyak 48.564 orang.
Menekuni dunia dansa sejak usia 6 tahun, Angelaida telah lama diproyeksikan sebagai salah satu penari muda terbaik Tanah Air
MANAJER Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan bahwa puncak arus balik di Daop 6 Yogyakarta mulai terlihat pada besok atau 23 Maret 2026
PENGAMATAN hilal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipusatkan di Pos Observasi Bulan (POB) Syech Bela-Belu, Kabupaten Bantul, milik Kementerian Agama RI. Hilal dilaporkan tak terlihat
Berlokasi strategis di pusat kota, Kotta GO Yogyakarta memudahkan tamu untuk menjangkau berbagai destinasi favorit seperti Malioboro, Tugu Yogyakarta, hingga Keraton Yogyakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved