Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJABAT Gubernur Kalsel, Dr Safrizal ZA, MSi bersyukur karena jembatan Sungai Salim Mataraman di Kabupaten Banjar sudah bisa digunakan dan dapat dilintasi masyarakat.
"Alhamdulillah, Jembatan Sungai Salim Mataraman kini dapat sudah digunakan, dan dapat dilintasi masyarakat," ujarnya.
Meski belum digunakan sepenuhnya, sebut Safrizal, namun sudah dapat memperlancar arus lalu lintas, dan tidak lagi terjadi kemacetan.
Jembatan Sungai Salim Mataraman di Kabupaten Banjar sementara hanya dilintasi pengguna jalan dari arah Banjarmasin menuju Hulu Sungai. Sebaliknya, pengendara dari Hulu Sungai ke Banjarmasin masih melewati jembatan darurat.
Baca Juga: Enam Pintu Masuk Kalsel Dijaga Ketat
"Jadi, arah Banjarmasin ke Hulu Sungai melewati jembatan salim, sementara arah sebaliknya masih menggunakan jembatan darurat," jelasnya.
Untuk tonase sendiri masih dibatasi, meski sudah bisa dilewati kendaraan roda enam. Safrizal yakin, pengeoperasian Jembatan Sungai Salim Mataraman sesuai target, yaitu akhir April 2021.
Sementara Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XI Kalsel Syauqi Kamal mengatakan, pembukaan jembatan dilakukan sejak Senin lalu. Saat ini pengerjaan lanjutan jembatan memasuki tahapan pengerjaan oprit.
Dikatakannya, pengoperasian awal hanya kendaraan bermuatan tak lebih dari 10 ton yang boleh melintas. Karena masih dalam proses pengerasan cor jembatan serta untuk menjaga agar lintasan jembatan tak cepat rusak.
Syauqi Kamal optimistis pengerjaan dapat rampung sesuai target sehingga masyarakat dapat menggunakan sebagaimana mestinya. (RO/OL-10)
WARGA Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, harus berjibaku menyelamatkan diri setelah banjir besar di Sumut yang memutus akses utama desa
Warga menyeberangi Jembatan Bontotallasa yang ambruk di Dusun Pakere, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.
Warga bersama siswa menggunakan jasa rakit penyeberangan untuk melintasi Sungai Krueng Nagan yang menghubungkan Desa Latong dengan Desa Alue Buloh, Aceh.
Hujan dengan intensitas sedang yang terjadi mengakibatkan peningkatnya debit air sungai tinggi serta terkikisnya fondasi jembatan penghubung 4 desa.
Perbaikan mulai dilakukan pada Jumat (7/2). Perbaikan ini dilakukan karena kondisi jembatan yang memiliki panjang delapan meter dan lebar 1,5 meter ini sudah rusak dan nyaris ambruk.
JEMBATAN Mondokan, yang merupakan jembatan kuno peninggalan Belanda di Dukuh Winong, Desa Winong, Kecamatan Gondang, pada Minggu malam (15/12) putus dihantam banjir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved