Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOTA Padang, Sumbar kembali tidak menggelar Pasar Pabukoan. Hal ini merupakan kali kedua setelah tahun lalu juga urung digelar karena pandemi Covid-19.
"Pasar Pabukoan tidak digelar. Sama seperti tahun kemarin karena masih dalam pandemi dan Kota Padang masih berada di zona orange penyebaran Covid-19," kata Kepala Dinas Perdagangan Andree Algamar, Jumat (9/4).
Pun begitu, Andree menyebut pihaknya tidak melarang siapapun untuk berdagang takjil secara mandiri. Asalkan tetap dengan menjaga protokol kesehatan.
Pasar Pabukoan ialah pasar yang hanya digelar satu tahun sekali, khususnya selama bulan Ramadan. Pasar ini khusus menjual aneka camilan dan kuliner. "Kita akan awasi pedagang pabukoan nantinya," tutur Andree.
Tidak saja mengawasi prokes pedagang takjil, Dinas Perdagangan juga akan mengawasi bahan pengawet yang terdapat pada takjil yang dijual. Tentunya pengawasan ini dilakukan oleh BBPOM Padang.
"Harapan kita pedagang berjualan dengan baik dan menggunakan bahan yang sehat," tukasnya. (OL-13)
Baca Juga: Kramat Raya masih Favorit Pemburu Menu Buka Puasa
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Keterbatasan pada aspek kemasan, pengelolaan merek, dan strategi pemasaran membuat produk unggulan desa tersebut belum mampu bersaing di pasar modern maupun digital.
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Akses utama ke kawasan terdampak banjir bandang bulan lalu di Batu Busuk itu kini terputus karena banjir susulan.
PEMERINTAH Kota Padang akhirnya mencairkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban terdampak banjir yang terjadi akhir November lalu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pengerjaan penambalan jalan ini telah menyasar beberapa lokasi strategis dalam beberapa hari terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved