Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat Letjen TNI Doni Munardo, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dan senator Angelo Wake Kako tiba di tiba di Bandara Wunopito, Lewoleba, Kabupaten Lembata dengan menumpang pesawat milik BNPB, Selasa (6/4). Kepala BNPB, Doni Monardo Kemudian langsung menggelar rapat dadakan di ruang VIP Bandar Udara Wunopito, Kota Lewoleba.
Didampingi Wagub Nae Soi dan Anggota DPD RI Angelo Wake Kako langsung, Doni berbicara dengan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dan Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday menanyakan kondisi dan kebutuhan apa saja yang masih kurang dan perlu dibantu.
"Semua kebutuhan dan kekurangan baik logistik, tenda, masker, dan dokter untuk melayani para korban banjir bandang untuk segera ditindaklanjuti," kata Doni Monardo.
baca juga: Dampak Bencana Banjir di NTT, 8.424 Warga Mengungsi
Ia juga meminta para dirjen yang ikut rombongan BNPB segera menindaklanjuti laporan dari para kepala daerah yang dilanda banjir bandang di wilayah NTT. Setelah rapat singkat, Doni Monardo langsung menuju ke Kelurahan Lewoleba Timur yang kini dijadikan tempat pengungsian. Usai mengecek kondisi pengungsi, Doni kemudian melanjutkan perjalanan ke RSUD Lewoleba untuk melihat dari dekat kondisi korban banjir bandang yang mengalami luka-luka. (OL-3)
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved