Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung tiga tahun berturut-turut mendapat opini wajar. Mereka juga meraih sertifikat internasional bidang manajemen mutu ISO 9001-2015 dari Word Quality Assurance (WQA).
Opini terakhir untuk audit keuangan tahun buku yang berakhir 31 Desember 2020 dari KAP AR Oetomo. Sementara WQA menyerahkan
sertifikat ISO 9001-2015 tersebut dalam sebuah kegiatan daring belum lama ini.
Plt Ketua Baznas Kota Bandung Herry Kusaery mengatakan, capaian ini patut disyukuri di saat targetnya yang ingin melakukan semua proses pencatatan transaksi keuangan sesuai prosedur dan PSAK 109. "Ini target yang harus dicapai sebagai bentuk transparansi," katanya di Bandung, Kamis (1/4).
Dia menjelaskan dari sisi pengumpulan zakat infaq shadaqoh (ZIS), Baznas Kota Bandung mencatat pengumpulannya mencapai Rp26,266 miliar pada 2019 dan berhasil didistribusikan Rp23,845 miliar. Sementara 2020 lalu, terhimpun ZIS sebesar Rp23,896 miliar dengan pendistribusian Rp22,822 miliar.
Herry melanjutkan, kinerja tersebut diperoleh karena pihaknya juga tekun melaksanakan prosedur pelayanan dan terus melengkapi semua standar dokumen persyaratan penilaian manajemen mutu.
Dalam kepengurusan Baznas Kota Bandung, selain Herry Kusaery, pelaksana tugas lainnya ialah Wakil Ketua I bidang Pengumpulan, Irfan F Taufik, Plt Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dudit Setiadi, Plt Wakil Ketua 3 Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan Hendratno, dan Plt Wakil Ketua 4 Bidang SDM, Administrasi dan Umum Sudrajat. Mereka mendapat penugasan dari Wali Kota Bandung selama 10 bulan, yakni pada 13 Mei 2020 sampai 31 Maret 2021.
Selanjutnya mulai 1 April 2021, kepengurusan diserahterimakan kepada Pimpinan Baznas Kota Bandung eriode 2021-2026. "Kami ucapkan terima kasih kepada KAP AR Oetomo yang sudah menyelesaikan proses audit keuangan, juga pada auditor standar manajemen mutu internasional dari WQA yang sudah melaksanakan audit serta merekomendasikan diraihnya sertifikat ISO 9001-2015," lanjut Herry.
Menurut dia, pihaknya merasa bahagia sampai akhir masa tugas bisa mengantarkan Baznas Kota Bandung kembali meraih opini Wajar selama tiga tahun berturut-turut serta untuk pertama kalinya meraih Sertifikat Manajemen Mutu Internasional ISO 9001-2015. Herry menegaskan, dengan diterimanya opini wajar dan dari sertifikat ISO 9001-2015 ini, diharapkan menjadi penyemangat meningkatkan kinerja serta senantiasa menghadirkan program yang tepat sasaran bagi masyarakat Kota Bandung. (N-2)
Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyampaikan dukungannya untuk memperkuat regulasi Badan Amil Zakat Nasional
Baznas kembali meluncurkan program Masjid dan Musala Bersih, Segar, dan Rapi (Berseri) dalam rangka menyambut Ramadan 1447 H/2026 M.
Program Shelter Ojek Sehat dilaksanakan di 15 titik selama sepekan, mulai 11 hingga 18 Februari, dengan target menjangkau hingga 2.000 penerima manfaat.
Baznas bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Mesir menyerahkan lima unit Mobile Clinic dari Tempo Scan untuk mendukung penyediaan layanan kesehatan darurat.
Bantuan ambulans dari warga Karawang ini merupakan respons terhadap mendesaknya kebutuhan layanan kesehatan darurat di Jalur Gaza yang kian memprihatinkan.
PT AXA Mandiri Financial Services menyalurkan lebih dari Rp250 juta surplus underwriting asuransi syariah tahun buku 2024 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved