Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo menyampaikan pandemi memang sangat berdampak pada pariwisata di DIY, yang menjadikan pariwisata sebagai sektor utama penunjang perekonomian masyarakatnya. Setelah memasuki masa pendemi sekian lama, Singgih mengaku optimistis, pariwisata di DIY ke depan akan semakin membaik.
"Meskipun kita porak poranda karena pandemi, Alhamdulillah triwulan ketiga sektor pariwisata mulai bangkit," kata dia saat menghadiri Focus Group Discussion yang diselenggarakan Komite III DPD RI terkait pengawasan dan pelaksanaan UU No. 10 Th. 2009 tentang Kepariwisataan, di Gedung DPD RI Yogyakarta, Senin (22/3).
Ia menyebut, sekitar 1.670.000 wisatawan datang dan perlahan menumbuhkan ekonomi. Pulihnya sektor pariwisata tidak lepas dari kepercayaan diri pengelola destinasi wisata serta kepercayaan wisatawan terhadap penegakan protokol kesehatan DIY. Singgih juga menyampaikan, untuk membangkitkan pariwisata di DIY, Pemda DIY memiliki beberapa strategi, seperti peningkatan kepercayaan diri pengelola wisata, pemulihan pasar, serta diikuti monitoring dan evaluasi.
"Aktivitas pariwisata tidak lepas dari adanya kepercayaan diri dari pengelola wisata, masyarakat dan kepercayaan dari wisatawan untuk memilih Jogja sebagai destinasi yang aman dan nyaman karena menerapkan protokol kesehatan secara konsisten," jelas dia.
Pemanfaatan teknologi informasi dan meningkatkan ekonomi kreatif juga menjadi dua hal yang dilakukan oleh Pemda DIY. Langkah-langkah itu dilakukan guna mewujudkan visi tujuan wisata terkemuka di Asia Tenggara tahun 2025 akan tercapai.
Pimpinan DPD RI Komite III, HM Fadil Ramli tidak bisa dipungkiri, dunia pariwisata saat ini sedang anjlok. Padahal, pada tahun sebelumnya, pariwisata menjadi salah satu sumber terbesar yang mampu menyumbang pertumbuhan ekonomi negara.
baca juga: Target Kunjungan Wisatawan Yogyakarta Meleset Jauh
Komite DPD RI pun mengajak DIY untuk melakukan pembahasan terkait UU No. 10 Th. 2009 tentang Kepariwisataan guna mencari solusi bersama. Ia juga menilai, pada masa pandemi, DIY dinilai cukup baik karena mampu menunjukan kebangkitan meskipun tidak signifikan. Namun, hal ini menurut Fadil adalah prestasi luar biasa, mengingat banyak daerah di Indonesia yang sama sekali belum bisa bangkit.
"Di Yogyakarta kami harap bisa belajar dan mencari solusi permasalahan ini bersama-sama. Mudah-mudahan nanti kita menemukan jawaban untuk mengembalikan kebangkitan pariwisata, tentu secara bertahap," tutup Fadil. (OL-3)
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Istilah sustainable tourism kini mulai berevolusi menjadi regenerative hospitality, sebuah konsep di mana pelaku industri tidak hanya berusaha meminimalisasi dampak negatif,
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Pembangunan Bandara Internasional Chinchero di Peru menuai kontroversi. Mampukah infrastruktur ini menampung lonjakan wisatawan tanpa merusak kesucian Lembah Suci?
Pulau Sumba semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan pariwisata Indonesia.
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved