Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
YOGYAKARTA sudah sejak lama dikenal dengan kuliner tradisional gudeg ataupun bakpia. Namun, jangan salah, ada pula kuliner asal Italia yang juga ramai menjadi buruan para wisatawan saat melancong ke Jogja yaitu es krim Gelato.
Il Tempo Gelato namanya. Kuliner ini berhasil mencuri perhatian warga Jogja dan wisatawan sejak 2015. Bahkan, Il Tempo Gelato menjadi salah satu tujuan destinasi wisata kuliner di Jogja hingga sekarang.
Yessy, 25, mengaku, sudah sangat sering datang ke Il Tempo Gelato di Prawirotaman. Menurut dia, es krim di Il Tempo Gelato enak dan tidak bikin eneg.
"Ke sini sering bareng teman-teman atau kalau lagi bete. Makan es krim gelato rasanya jadi better," kata gadis yang berdomisili di Jogja tersebut, Kamis (11/3).
Di temui di Il Tempo Gelato di Jalan Prawirotaman Yogyakarta, anak dari pemilik gerai Rudi Festraets, Nina Festraets, menceritakan sejarah berdirinya kafe es krim khas Italia itu bermula saat sang ayah tertarik membuka usaha es krim lantaran melihat kesuksesan Gusto Gelato.
"Ia (si pemilik Gusto Gelato) kemudian mengatakan (kepada Rudi Festraets sebagai pendiri Il Tempo Gelato), kenapa tidak membuka Gelato di Jawa karena di sini (Bali) sukses," kata Nina ketika ditemui di gerai Il Tempo Gelato di Jalan Prawirotaman, Kamis (11/3).
Rudi pun kemudian memilih Yogyakarta sebagai tempat untuk mengembangkan usaha es krim gelato karena dinilai memiliki prospek yang menjanjikan. Ternyata benar, Il Tempo Gelato sangat disukai warga Yogyakarta dan wisatawan yang berkunjung.
Il Tempo Gelato berhasil memadukan antara rasa es krim yang lezat dan desain ruangan mengadopsi gaya Italia. Alhasil, antrean pembeli pun tidak terelakkan. Nina menceritakan, gelato yang disajikan dibuat seotentik mungkin dengan gelato di tempat asalnya, Italia. Hanya saja rasa gelato di Il Tempo sengaja dibuat sedikit lebih manis untuk menyesuaikan dengan lidah orang Indonesia.
Nina pun menjelaskan, perbedaan es krim biasa dengan gelato. Pembuatan gelato tidak menggunakan telur, krim yang digunakan jauh lebih sedikit dibanding es krim pada umumnya, dan ada bahan-bahan campuran rahasia. Hasilnya, tekstur es krim gelato lebih padat dan lembut di lidah daripada es krim umumnya.
"Agar rasanya sama dengan gelato dari Italia, krim dan beberapa bumbu rahasia tetap kami impor," tutur Nina.
Baca juga: Konsumsi Es Krim Tergerus Pandemi
Untuk varian rasa, ada 28 rasa yang bisa dipilih, dari chocolate, mint chocolate, banana chocolate, tiramisu, strawberry, pineaple, dragon fruit, milk cheese biscuit, hingga bali flower. Nina juga menjelaskan, yang menjadi kekhasan gelato di Italia, es krim tidak diambil dengan menggunakan scoop es krim, tetapi menggunakan cetok (layer) gelato.
Selain rasa, bentuk bangunan konsep tata ruangnya juga sangat diperhatikan. Il Tempo Gelato dibuat laiknya coffee shop agar pengunjung yang datang merasa nyaman. Desain ruangan juga ditata dengan apik sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk berswafoto sambil menikmati es krim gelato.
Es krim di Il Tempo Gelato dibanderol mulai untuk ukuran kecil 25 ribu hingga 120 ribu untuk ukuran ekstra besar.
Dalam sehari, lanjut Nina, Il Tempo Gelato bisa menghabiskan lebih dari 100 loyang es krim pada masa sebelum pandemi, sedangkan saat pandemi sekitar 60 loyang es krim sehari.
"Kami kini memiliki tiga gerai Il Tempo Gelato di Jogja, yaitu di Prawirotaman, Jalan Kaliurang, dan di Malioboro," paparnya.
Dalam waktu dekat, mereka juga akan membuka satu gerai es krim Il Tempo Gelato di Jalan Sagan, Yogyakarta.
Nina juga menceritakan, saat ini masih ada sengketa terkait Tempo Gelato dengan dua rekan bisnis Rudi Festraets saat mendirikan di Jalan Prawirotaman, yaitu Pascal Briere dan Ema Susmiyarti. Sengketa tersebut saat ini telah masuk dalam tahap kasasi di Mahkamah Agung.
"Konfliknya terjadi sejak 2018 harapannya segera ada solusi dan segera selesai," tukasnya.
Ia pun yakin, ayahnya bisa memenangkan sengketa tersebut karena memiliki bukti yang kuat. Walau masih menghadapi sengketa, Nina berharap Il Tempo Gelato dapat terus berkembang ke depannya dan masyarakat Jogja serta wisatawan tetap bisa menikmati waktu makan es krim di Il Tempo Gelato.
"Sesuai dengan namanya, Il Tempo Gelato yang berarti waktunya es krim gelato," pungkasnya.(OL-5)
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved