Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA tanah bergerak di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat meluas. Bencana tak hanya berdampak bagi warga di Kampung Sindanglangu RT 5/11, tapi juga warga di Kampung Lemburwarung.
Berdasarkan pendataan, terdapat 90 kepala keluarga di dua kampung yang terdampak pergerakan tanah. Di Kampung Sindanglangu terdapat 75 kepala keluarga dan di Kampung Lemburwarung sebanyak 15 kepala keluarga.
"Di wilayah kami, dari 75 KK, sebanyak 21 KK rumahnya dalam kondisi rusak berat," kata pengurus RT Kampung Sindanglangu, Cecep Hermawan, Rabu (3/3).
Idealnya, kata Cecep, semua warga di Kampung Sindanglangu sebanyak 75 KK harus segera direlokasi. Pasalnya, amblesan tanah kondisinya sudah semakin parah. "Kalau di Kampung Lemburwarung ada 15 KK. Kondisinya sekarang terancam," jelasnya.
Warga pun dilanda was-was dengan kondisi pergerakan tanah yang dari waktu ke waktu terus melebar. "Sebagian memang sudah ada yang mengungsi. Warga khawatir kalau saat malam terjadi pergerakan. Makanya, warga minta segera direlokasi," tegasnya.
Saat ini amblesan tanah sudah mencapai kedalaman sekitar 20 meter. Rekahannya memanjang kisaran 2 kilometer. "Mahkota amblesan tanah itu ada di Kampung Sindanglangu Desa Batulawang hingga Desa Kampung Sukamakmur di Kabupaten Bogor," pungkasnya.
Fahru, 50, warga setempat, menjelaskan pergerakan tanah di kampungnya diawali pada 2014. Selanjutnya terjadi lagi pada 2017. "Sekarang (tahun ini) pergerakan tanah terjadi lagi. Kami berharap agar segera pindah karena takut terjadi longsor," jelas Fahru.
Pelaksana Tugas Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan kawasan permukiman di wilayah itu merupakan langganan pergerakan tanah. Setiap tahun tanahnya terus bergerak sehingga mengancam kehidupan masyarakat. (BK/OL-15)
Keenam rumah yang retak-retak parah berada di bawah tebing Sungai Kupang, di Desa Krompeng, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
Warga menyambut bantuan itu dengan rasa syukur, mengingat kondisi permukiman mereka mengalami kerusakan cukup parah akibat pergerakan tanah yang terjadi beberapa hari terakhir.
Desa Bener dan Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah mengalami pergerakan tanah. Totalnya, 75 rumah terdampak.
INTENSITAS hujan tinggi menyebabkan pergerakan tanah yang melanda di Kampung Gunung Gagak, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, meluas.
SEBANYAK 353 warga di sejumlah dusun di Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terpaksa mengungsi akibat rumah mereka mengalami kerusakan.
Jumlah pelajar yang menjadi korban pada peristiwa itu mencapai 273 orang.
Sebelumnya, kasus dugaan keracunan dialami puluhan pelajar SD di Kecamatan Kadupandak pada Selasa (27/1)
Puluhan pelajar di salah satu sekolah itu mengalami mual, muntah, pusing, demam, hingga buang air besar. Melihat gejalanya seperti yang keracunan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved