Rabu 03 Maret 2021, 20:03 WIB

Bencana Tanah Bergerak di Cipanas Meluas

Benny Bastiandy | Nusantara
Bencana Tanah Bergerak di Cipanas Meluas

DOK MI
Tanah bergerak

 

FENOMENA tanah bergerak di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat meluas. Bencana tak hanya berdampak bagi warga di Kampung Sindanglangu RT 5/11, tapi juga warga di Kampung Lemburwarung.

Berdasarkan pendataan, terdapat 90 kepala keluarga di dua kampung yang terdampak pergerakan tanah. Di Kampung Sindanglangu terdapat 75 kepala keluarga dan di Kampung Lemburwarung sebanyak 15 kepala keluarga.

"Di wilayah kami, dari 75 KK, sebanyak 21 KK rumahnya dalam kondisi rusak berat," kata pengurus RT Kampung Sindanglangu,  Cecep Hermawan, Rabu (3/3).

Idealnya, kata Cecep, semua warga di Kampung Sindanglangu sebanyak 75 KK harus segera direlokasi. Pasalnya, amblesan tanah kondisinya sudah semakin parah. "Kalau di Kampung Lemburwarung ada 15 KK. Kondisinya sekarang terancam," jelasnya.

Warga pun dilanda was-was dengan kondisi pergerakan tanah yang dari waktu ke waktu terus melebar. "Sebagian memang sudah ada yang mengungsi. Warga khawatir kalau saat malam terjadi pergerakan. Makanya, warga minta segera direlokasi," tegasnya.

Saat ini amblesan tanah sudah mencapai kedalaman sekitar 20 meter. Rekahannya memanjang kisaran 2 kilometer. "Mahkota amblesan tanah itu ada di Kampung Sindanglangu Desa Batulawang hingga Desa Kampung Sukamakmur di Kabupaten Bogor," pungkasnya.

Fahru, 50, warga setempat, menjelaskan pergerakan tanah di kampungnya diawali pada 2014. Selanjutnya terjadi lagi pada 2017. "Sekarang (tahun ini) pergerakan tanah terjadi lagi. Kami berharap agar segera pindah karena takut terjadi longsor," jelas Fahru.

Pelaksana Tugas Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan kawasan permukiman di wilayah itu merupakan langganan pergerakan tanah. Setiap tahun tanahnya terus bergerak sehingga mengancam kehidupan masyarakat. (BK/OL-15)

Baca Juga

MI/Heri Susetyo

Pandemi Covid Nilai Ekspor Ikan dan Produk Ikan Jawa Timur Naik

👤Heri Susetyo 🕔Rabu 14 April 2021, 14:47 WIB
Di masa pandemi covid-19, ekspor ikan dan produk perikanan melalui BKIPM Surabaya 1, Jawa Timr justru mengalami peningkatan. Baik dari sisi...
MI/Koresponden

Ganjar: Dolanan Tradisional Bantu Siswa Cegah Radikalisme

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 14 April 2021, 11:51 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai permainan atau dolanan tradisional bisa membantu siswa sekolah tak berpaham...
MI/Lina Herlina

Jalur Kereta Api Makassar-Parepare Ditargetkan Beroperasi 2023

👤Lina Herlina 🕔Rabu 14 April 2021, 11:43 WIB
Jalur Kereta Api Tran Sulawesi Makassar-Parepare akan memiliki panjang track 142 kilometer (km) dan 16...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya