Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA tanah bergerak di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat meluas. Bencana tak hanya berdampak bagi warga di Kampung Sindanglangu RT 5/11, tapi juga warga di Kampung Lemburwarung.
Berdasarkan pendataan, terdapat 90 kepala keluarga di dua kampung yang terdampak pergerakan tanah. Di Kampung Sindanglangu terdapat 75 kepala keluarga dan di Kampung Lemburwarung sebanyak 15 kepala keluarga.
"Di wilayah kami, dari 75 KK, sebanyak 21 KK rumahnya dalam kondisi rusak berat," kata pengurus RT Kampung Sindanglangu, Cecep Hermawan, Rabu (3/3).
Idealnya, kata Cecep, semua warga di Kampung Sindanglangu sebanyak 75 KK harus segera direlokasi. Pasalnya, amblesan tanah kondisinya sudah semakin parah. "Kalau di Kampung Lemburwarung ada 15 KK. Kondisinya sekarang terancam," jelasnya.
Warga pun dilanda was-was dengan kondisi pergerakan tanah yang dari waktu ke waktu terus melebar. "Sebagian memang sudah ada yang mengungsi. Warga khawatir kalau saat malam terjadi pergerakan. Makanya, warga minta segera direlokasi," tegasnya.
Saat ini amblesan tanah sudah mencapai kedalaman sekitar 20 meter. Rekahannya memanjang kisaran 2 kilometer. "Mahkota amblesan tanah itu ada di Kampung Sindanglangu Desa Batulawang hingga Desa Kampung Sukamakmur di Kabupaten Bogor," pungkasnya.
Fahru, 50, warga setempat, menjelaskan pergerakan tanah di kampungnya diawali pada 2014. Selanjutnya terjadi lagi pada 2017. "Sekarang (tahun ini) pergerakan tanah terjadi lagi. Kami berharap agar segera pindah karena takut terjadi longsor," jelas Fahru.
Pelaksana Tugas Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan kawasan permukiman di wilayah itu merupakan langganan pergerakan tanah. Setiap tahun tanahnya terus bergerak sehingga mengancam kehidupan masyarakat. (BK/OL-15)
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
Warga menyambut bantuan itu dengan rasa syukur, mengingat kondisi permukiman mereka mengalami kerusakan cukup parah akibat pergerakan tanah yang terjadi beberapa hari terakhir.
Desa Bener dan Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah mengalami pergerakan tanah. Totalnya, 75 rumah terdampak.
INTENSITAS hujan tinggi menyebabkan pergerakan tanah yang melanda di Kampung Gunung Gagak, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, meluas.
SEBANYAK 353 warga di sejumlah dusun di Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terpaksa mengungsi akibat rumah mereka mengalami kerusakan.
BENCANA tanah bergerak terjadi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kali ini, menimpa Desa Mendala, Kecamatan Sirampog. Akibat kejadian ini ratusan rumah rusak berat
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Data anak yang kedapatan tidak sekolah itu diperoleh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Pendataan dilakukan melalui hasil survei pada tahun lalu.
Upaya mensterilkan lahan eks TPA Pasirsembung akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
Rute kereta api wisata Jaka Lalana diharapkan bisa memperkuat potensi penerimaan pendapatan daerah karena Cianjur akan menjadi destinasi para wisatawan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved