Rabu 03 Maret 2021, 19:46 WIB

Tabrak Mobil Polisi Pejudi dan Pebalap Liar Ditetapkan Tersangka

Mediaindonesia.com | Nusantara
Tabrak Mobil Polisi Pejudi dan Pebalap Liar Ditetapkan Tersangka

Dok MI
Ilustrasi

 

Seorang pemuda asal Blitar berinisial AS yang diduga terlibat judi balap liar di sekitar Jembatan Ngujang 2 Tulungagung, Jawa Timur, ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan wajib lapor karena menabrak mobil polisi saat penggerebekan berlangsung pada Selasa (2/3) dini hari.

"Yang bersangkutan kami jerat dengan Undang-undang Kelalulintasan Pasal311, dengan ancaman hukuman penjara satu tahun dan denda maksimal Rp3 juta," kata Kasat lantas Polres Tulungagung AKP Aristianto Budi Sutrisno di Tulungagung, Rabu.

AS saat ini telah selesai diperiksa dalam rangka penyidikan dan diperbolehkan pulang ke rumah. Namun, dia dikenakan wajib lapor dua kali sepekan untuk memastikan yang bersangkutan patuh terhadap hukum dan tidak mempersulit proses penyidikan hingga kasus-nya dilimpahkan ke kejaksaan dan pengadilan.

Aris menuturkan, aksi nekat AS menabrak mobil polisi saat penggerebekan berlangsung diduga karena panik. AS saat itu mengendarai mobil minibus warna perak nopol AG-1248-RS.

AS bukan satu-satunya yang diamankan dalam penggerebekan arena balap liar di jalan baru Jembatan Ngujang 2. Dini hari itu, dia digelandang bersama 64 remaja lain, berikut barang bukti 31 kendaraan bermotor roda dua milik pelaku balap liar dan penonton, serta dua unit mobil.

Kata Aris, izin mengemudi AS sedang dievaluasi. Jika nilai dari TAR (Traffic Attitude Record) sudah mencapai atau melebihi 12 secara akumulatif, maka izin mengemudi pemuda asal Blitar itu akan dicabut.

Dalam pembubaran balap liar itu juga ditemukan uang sebesar Rp900 ribu. Uang ini diduga sebagai uang taruhan balap liar.

Untuk dugaan perjudian taruhan balapan liar ini, Aris menyebut masih didalami oleh unit Pidana Umum Satreskrim Polres Tulungagung. Kepastian tidaknya masuk dalam unsur perjudian, akan dibuktikan dalam gelar perkara. "Masih didalami, hasilnya nanti setelah gelar perkara," ujarnya.

Sebelumnya 65 orang, 31 motor dan 2 mobil diamankan dalam pembubaran balap liar di jembatan Ngujang 2. Balap liar ini dianggap meresahkan masyarakat, terutama yang hendak melewati jembatan Ngujang 2.

Untuk membubarkan balap liar ini, pihaknya sempat meminta bantuan truk yang melintas, guna menutup akses pada dua sisi jembatan Ngujang 2.

Akses menuju jembatan ini memang sering dijadikan ajang balap liar. Selain jalan yang lebar dan lurus, aspal jalan di Ngujang 2 masih baru dan halus.

Dari salah satu remaja yang diamankan, informasi balap liar diketahui dari media sosial Facebook dan grup WA. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Antara

Vaksinasi Covid saat Puasa, Skrining Diperketat

👤Lilik Darmawan 🕔Selasa 13 April 2021, 15:19 WIB
PROSES vaksinasi untuk lansia di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) terus dilanjutkan selama Ramadan. Namun, skrining akan lebih...
MI/Dok BPPT

Buoy di Selatan Malang Merespons Baik Saat Gempa 10 April Lalu

👤Siswantini Suryandari 🕔Selasa 13 April 2021, 15:14 WIB
Buoy BPPT yang dipasang di selatan perairan Kabupaten Malang (Buoy MLG), telah beroperasi secara optimal dan merespons gempa selatan Malang...
MI/HARYANTO

Profesi Nelayan Berisiko Tinggi

👤Haryanto 🕔Selasa 13 April 2021, 15:05 WIB
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah telah mendorong penerapan Perjanjian Kerja Laut (PKL) dan perlindungan BPJS...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya