Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara vaksinasi covid-19 Babel, Bangun Cahyo Utomo menyebutkan realisasi vaksinasi di Babel sulit mencapai angka 100 persen, karena ada nakes menolak divaksinasi. Saat ini vaksinasi hanya mencapai 80 persen.
"Dari awal kita progresnya bagus, tapi kemudian stagnan, ternyata ada beberapa yang menolak. Harapan kami dengan ini bisa dilakukan pendekatan dengan nakes, mungkin mereka berdasarkan asumsi bukan data. Kalau dari data, vaksin ini aman dan mampu memberikan perlindungan," kata Bangun, Selasa (2/3).
Ia menyayangkan, ada nakes yang menolak karena termakan informasi yang salah atau tidak benar.
"Mudah-mudahan ini enggak sampai jadi preseden buruk untuk nakes yang divaksin. Kalau ada nakes apalagi tenaga kesehatan inti yang menolak, akan jadi preseden buruk," imbuhnya.
Menurutnya, penolakan ini terjadi hampir di semua kabupaten/kota. Bahkan di Kota Pangkalpinang cukup banyak nakes yang enggak divaksin. Di Kabupaten Bangka misalnya, dengan jumlah SDM kesehatan ada 3.709, baru 2.983 sudah divaksin dan tidak divaksin 53. Kemudian berbagai kriteria ditunda 80 orang, belun divaksin 110 orang. Secara validasi ada 3.173 orang atau 94,1 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Masagus Hakim mengatakan sebanyak 89 orang tenaga medis menolak untuk divaksinasi.
"Vaksinasi tahap pertama sudah tercapai 88 persen. Masih ada sisa. Kita masih melakukan pendekatan kepada 89 nakes yang menolak divaksin," kata Masagus.
Dinas Kesehatan belum memberikan sanksi namun memberikan kesempatan kepada nakes utuk bersedia divaksinasi. Para petugas masih memberikan sosialisasi manfaat vaksinasi kepada tenaga kesehatan.
"Nah, ini tadi kita rapat dengan dinas provinsi membahas nakes divaksinasi. Kalau saya berikan kesempatan kedua untuk tahap yang kedua ini," kata Masagus.
Sementara itu Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil menyebutkan para tenaga kesehatan di Pangkalpinang yang menolak divaksin karena pemahaman tentang manfaat vaksin masih kurang. Pemerintah memprioritaskan tenaga kesehatan mendapatkan vaksinasi covid-19 karena mereka orang-orang yang berurusan langsung dengan pasien covid-19. (OL-3)
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved