Kamis 18 Februari 2021, 15:55 WIB

Klaten Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Merapi

Djoko Sardjono | Nusantara
Klaten Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Merapi

Antara
Aktivitas Gunung Merapi saat ini masih pada status siaga atau level III, Kamis (18/2/2021)

 

AKTIVITAS Gunung Merapi saat ini masih pada status siaga atau level III. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, memperpanjang status tanggap darurat bencana letusan Gunung Merapi.

Sementara itu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menaikkan aktivitas Gunung Merapi dari status waspada (level II) menjadi siaga pada 5 November 2020.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Klaten, Sip Anwar, Kamis (18/2), mengatakan perpanjangan status tanggap darurat bencana letusan Gunung Merapi tertuang dalam Keputusan Bupati Klaten No 360/26 Tahun 2021.

Dalam surat keputusan yang ditandatangani Bupati Sri Mulyani, disebutkan perpanjangan status tanggap darurat bencana erupsi Gunung Merapi selama 14 hari terhitung sejak 12 Februari sampai 25 Februari 2021.

"Perpanjangan status tanggap darurat letusan Gunung Merapi di Klaten, berdasarkan laporan perkembangan aktivitas gunung itu dari BPPTKG, bahwa sampai 11 Februari lalu masih pada status siaga," jelasnya.

Sekalipun pengungsi erupsi Gunung Merapi sudah pulang, BPBD Klaten masih mempertahankan posko di barak pengungsian Balai Desa Balerante dan Balai Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten.

Posko di tempat pengungsian dipertahankan, menurut Sip Anwar, karena status Gunung Merapi belum diturunkan dari siaga menjadi waspada. Ini untuk kesiapsiagaan jika sewaktu-waktu terjadi eksplosif besar.

"Karena status Gunung Merapi masih siaga, kami minta warga di kawasan rawan bencana (KRB) III, yakni Desa Balerante, Tegalmulyo, dan Sidorejo tetap waspada untuk pengurangan risiko bencana," imbuhnya.

Menurut Kalak BPBD Klaten, tiga desa tersebut masuk KRB III Gunung Merapi. Karena, status gunung saat ini masih siaga, maka warga dilarang melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung. (OL-13)

Baca Juga: Potensi Bahaya Gunung Merapi Berubah

 

Baca Juga

DOK MI

Calon Kades Di Garut Wajib Jalani Tes Narkotika

👤Kristiadi 🕔Kamis 15 April 2021, 01:34 WIB
BADAN Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut, Jawa Barat melakukan tes urine kepada para bakal calon kepala desa. Ditargetkan tes...
Dok Media Indonesia

Permintaan Ikan Air Tawar dari Danau Maninjau Meningkat 5 Ton

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 14 April 2021, 23:48 WIB
Ikan jenis nila dan mas itu dipasarkan ke pasar tradisional di Sumbar, Jambi, Riau dan...
Antara

TWC Gelar Vaksinasi bagi Pelaku Wisata di Candi Borobudur

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 14 April 2021, 23:45 WIB
"Harapannya nanti siap untuk menyambut datangnya wisatawan serta ikut menciptakan ekosistem wisata yang aman dan nyaman untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya