Selasa 09 Februari 2021, 20:15 WIB

Pelaku Perdagangan Berjangka Optimistis Ekonomi 2021 Membaik

Bayu Anggoro | Nusantara
Pelaku Perdagangan Berjangka Optimistis Ekonomi 2021 Membaik

MI/yOSEPH PENCAWAN
Kesibukan di salah satu kantor perusahaan perdagangan berjangka di Kota Medan, Sumatra Utara.

 

PERTUMBUHAN konomi diyakini akan membaik pada 2021 ini. Hal
ini terlihat dari sejumlah indikator terutama dengan hadirnya vaksin
virus korona yang diharapkan akan memulihkan kembali kepercayaan diri
investor secara global.

Komisaris Utama PT Didimax Berjangka, Yadi Supriyadi, mengakui, pandemi
virus korona telah mengubah tatanan ekonomi secara global. Terjadinya
bencana medis tersebut mengakibatkan perekonomian dunia mengalami
penurunan yang cukup drastis, baik perusahan besar maupun kecil.

"Dengan adanya penerapan kebijakan lockdown di berbagai negara,
mengakibatkan distribusi perdagangan lumpuh total, pengangguran
meningkat karena tidak beroperasinya perusahaan-perusahaan," katanya,
Selasa (9/2).

Dampaknya pun turut dirasakan oleh perdagangan berjangka. "Walaupun
beberapa negara masih bisa membuka diri terutama yang tidak melakukan
lockdown, namun hasilnya tidak maksimal," katanya.

Meski begitu, dia memiliki keyakinan positif pada 2021 ini. Dia
memproyeksikan perdagangan berjangka akan mulai pulih dan bangkit.

"Optimisme ini didasari pada mulai menurunnya wabah pandemi ini, apalagi
dengan telah tersedianya vaksin dan sudah mulai didistribusikan di
beberapa negara," katanya. Bahkan, menurut dia kinerja perusahaannya
pada 2020 kemarin pun tidak terlalu melemah terutama dengan dilakukannya sejumlah inovasi.

"Ganjarannya kami mengantongi penghargaan berskala internasional, dari
Global Banking & Finance Review United Kingdom, sebagai broker terbaik
2020 (Best Forex Education & Training Provider Indonesia 2020),"
ujarnya.

Pada awal tahun inipun, Didimax  berhasil meningkatkan volume transaksi
di Bursa Berjangka Jakarta (JFX) dan meraih posisi ke-4 pialang teraktif meski pandemi virus korona masih terjadi. "Pada bulan Januari 2021 jumlah total transaksi 100.000 Lot," katanya.

Untuk semakin meningkatkan kinerja, pihaknya memberikan imbalan untuk
investor. "Hadiah tanpa diundi, cukup meningkatkan transaksi. Hadiah
mulai dari motor sampai mobil Mazda CX-5, Toyota Alphard, Toyota
Fortuner, dan Range Rover Evoque," katanya.

Sementara itu, optimisme serupa pun disampaikan Pimpinan Cabang PT Rifan Financindo Berjangka Bandung, Anthony Martanu. Pihaknya menargetkan 1.000 nasabah baru pada 2021 atau naik 67% dari tahun sebelumnya sebanyak 599 nasabah. Optimisme tersebut didasarkan pada tingkat  kepercayaan nasabah yang kian meningkat dan komitmen perseroan untuk menjaga kualitas layanan transaksi di industri Perdagangan Berjangka Komoditi.

"Masa pandemi yang dimulai sejak Maret 2020, telah banyak mengubah
strategi bisnis Rifan Financindo Berjangka Bandung agar bisa bertahan
dan terus melaju kencang," katanya.

Anthony menyebutkan, sebelumnya RFB Bandung mengalami pertumbuhan kinerja pada 2020 yang positif meski di tengah pandemi covid-19.

Total volume transaksi tumbuh 6,59% menjadi 1,6 juta lot. Sampai akhir
Desember tahun lalu, RFB masih memuncaki posisi teratas untuk kategori
perusahaan pialang gabungan teraktif.

Sementaran total pangsa pasar yang diraupi Rifan Financindo Berjangka
sekitar 19%, atau masih menjadi pemimpin pasar di Bursa Berjangka
Jakarta. "Total nasabah di tahun 2020 mencapai 4.713 nasabah, naik
17,62% dibandingkan tahun 2019,"ujarnya.

Anthony menilai pembatasan tatap muka yang kemudian mendorong perseroan
untuk berinovasi dalam mengedukasi dan menawarkan peluang transaksi
Perdagangan Berjangka kepada nasabah. "Kualitas layanan transaksi kepada nasabah tidak berubah. Bahkan pemenuhan kebutuhan nasabah kami segera penuhi dengan SOP yang lebih cepat, karena tanpa harus bertemu muka mereka bisa mendapatkan layanan," jelasnya

Adapun pada 2021, PT Rifan Financindo Berjangka Bandung menetapkan
target pertumbuhan volume transaksi mencapai 50% atau menjadi 181.331
Lot dibandingkan 2020 sebanyak 120.887 lot. "Kami telah menyiapkan
strategi dengan meningkatkan jumlah tenaga Business Consultant sebanyak
300 orang," katanya. (N-2)

Baca Juga

Dok. CBiznet

Biznet Hadirkan Internet Cepat untuk Fasilitas Umum di Kupang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 19 Mei 2021, 02:00 WIB
Adi menuturkan, kerja sama itu mencakup dukungan Biznet dalam penyediaan koneksi WiFi gratis di berbagai fasilitas umum, seperti...
modernpest.comI

Telah Sepekan Delapan Desa di Aceh Diserang Lalat

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 19 Mei 2021, 00:39 WIB
Masyarakat dari delapan desa di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Provinsi Aceh merasa resah dengan munculnya...
MI/Kristiadi

Tahanan Wafat karena Covid-19, Polisi dan Tahanan Di-Swab Antigen

👤Kristiadi 🕔Selasa 18 Mei 2021, 23:22 WIB
Atas kejadian tahanan positif Covid-19 tersebut membuat 30 anggota Polisi dan 12 orang tahanan lain harus menjalani pemeriksaan swab...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Berebut Fulus dari JAKARTA

Jawa Barat menjadi primadona pariwisata bagi warga Jakarta. Namun, sejak pembangunan jalan tol dan terhubung dengan tol trans-Jawa
menyebabkan fulus wisatawan Jakarta terbelah.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya