Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGHADAPI cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kodim 1624 Flotim terus meningkatkan kewaspadaan dengan meningkatkan pantauan dan pemetaan terhadap lokasi rawan terdampak cuaca buruk akibat hujan disertai angin kencang.
Komandan Kodim (Dandim) 1624 Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan, Rabu (3/2), saat dikonfirmasi, mengatakan terus meningkatkan koordinasi terhadap semua personel TNI yang berada di wilayah-wilayah kecamatan dan desa, seperti Koramil dan Babinsa untuk selalu melakukan survei dan pemetaan lokasi terdampak cuaca ekstrem.
"Kami, dari TNI, tentunya terus memantau dan meningkatkan kewaaspadaan terhadap cuaca buruk yang melanda daerah ini. Dengan membangun koordinasi, saya juga telah menginstruksikan kepada seluruh personel di setiap Koramil, baik di wilayah Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata, agar cepat tanggap jika terjadi bencana. Setiap Koramil dan Babinsa telah diimbau selalu melakukan survei lokasi ke daerah-daerah rawan terdampak bencana, sehingga bisa segera dipetakan untuk diwaspadai," papar Setyawan.
Baca juga: Material Hitam di Lereng Merapi Bukan Kubah Lava Baru
Selain melakukan survei dan pemetaan, Setyawan pun mengatakan TNI juga meningkatkan koordinasi, baik memalui komunikasi dan tindakan nyata di lapangan, dengan semua pihak dan seluruh perangkat wilayah hingga ke tingkat desa.
"Iya, koordinasi terus kita bangun dengan pemerintah daerah dan seluruh perangkat desa melalui Koramil dan Babinsa. Seperti kejadian kerusakan rumah akibat angin kencang di Kelurahan Ekasapta, Larantuka beberapa waktu lalu. Juga kejadian longsor di beberapa lokasi. TNI langsung turun ke lokasi untuk membantu melakukan penanganan di lapangan termasuik berkoordinasi dengan BPBD dan dinas PUPR untuk segera menurunkan alat berat. Intinya, TNI selalu membangun sinergitas dengan semua pihak dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca buruk ini. Kami juga terus mengimbau warga agar selalu waspada dan menjauhi lokasi rawan longsor, juga tidak keluar rumahjika terjadi angin kencang," terang Setyawan.
Sementara itu, peringatan dini juga telah dikeluarkan Stasiun Meteorologi Gewayan Tana Flores Timur untuk selalu mewaspadai potensi bencana akibat hydrometeorology yaitu intensitas curah hujan yang sangat lebat, longsor, dan banjir pada daerah kemiringan atau tebing yang bisa menyebabkan terjadinya korban materiil maupun korban jiwa. (OL-1)
Jumlah pelanggaran prajurit TNI 2025 menurun hingga 40%. Namun, tantangan disiplin dan kejahatan siber masih jadi sorotan.
Pemerintah mengambil langkah konkret dengan memperkuat pengamanan bandara khususnya di wilayah di Papua menyusul insiden penembakan pesawat perintis di Papua Selatan.
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
PEMERINTAH berencana mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza, Palestina untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF). Keputusan itu dinilai sarat risiko
Anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai Rp337 triliun. Pengamat menilai belanja alutsista harus memperkuat industri pertahanan nasional, bukan sekadar impor senjata.
Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menegaskan tidak ada prajuritnya yang terlibat dalam dugaan penganiayaan terhadap pengemudi ojek online di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.
GUNUNG Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas dan berpotensi terjadi erupsi eksplosif.
AKTIVITAS gunung berapi Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meningkat pada Jumat, 16 Agustus 2025.
BNPB meminta warga Kabupaten Flores Timur untuk tidak kembali ke kampung halaman atau kawasan rawan bencana (KRB) menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
GUNUNG Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali alami erupsi pada Selasa, 8 Juli 2025 petang, tepat pukul 16.08 WITA.
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, erupsi lima kali pada Selasa malam (17/6) dengan tinggi letusan mencapai 5.000 meter.
Kondisi lesunya ekonomi yang melanda masyarakat Flotim dan kondisi bencana erupsi gunung Lewotobi laki-laki yang terjadi belum lama ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved