Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur menggalang koordinasi lintas sektoral di tengah kondisi cuaca buruk melanda wilayah Flores Timur. Kepala BPBD Flores Timur Alfons Hada Bethan mengatakan bahwa cuaca buruk telah melanda seluruh wilayah Flores Timur. Alfons menjelaskan koordinasi lintas sektoral ini melibatkan desa hingga RT/RW.
"Cuaca buruk terjadi merata di seluruh wilayah Flores Timur. Hujan deras disertai angin kencang terjadi di semua wilayah. Ancaman bencana pun dapat terjadi dimana saja, sehingga kami telah mengimbau warga dan pemerintah desa untuk mewaspadai ancaman bencana yang dapat terjadi seperti banjir, longsor dan pohon tumbang," terang Alfons.
Saat ini petugas masih terus mendata kerusakan yang ditimbukanakibat cuaca buruk, termasuk memberikan bantuan bagi warga terdampak.
"Kita saat ini masih mendata dampak cuaca buruk ini. Untuk sementara ada belasan rumah yang terdampak cuaca buruk, baik itu yang terdampak banjir, juga ada rumah yang terdampak longsor. Ada juga beberapa rumah yang rusak akibat hujan deras disertai angin kencang. Selain kerusakan bangunan, ada pula kerusakan deker, jalan putus, serta rusaknya tanaman pertanian. Sehingga setelah kami melakukan identifikasi, segera langsung ditangani baik itu penanganan tanggap darurat, maupun rehabilitasi," jelas Alfons.
baca juga: Banjir Genangi Delapan Desa Kalsel, 483 KK Terdampak
Menurut Alfons bantuan tanggap darurat tersebut disalurkan BPBD pasca menerima laporan dan mengidentifikasi jenis kerusakan. Bantuan tersebut disalurkan bagi warga yang mengalami kerusakan rumah tinggal. Sementara terkait penanganan rehabilitasi terhadap fasilitas umam, seperti jalan, plat deker yang rusak, maupun stimulan bagi perbaikan rumah penduduk yang rusak akibat terjangan banjir dan badai, petugas BPBD terlebih dahulu melakukan perhitungan secara teknis. Sebelumnya Bupati Flores Timur telah mengeluarkan imbauan terkait cuaca ekstrim yang melanda Flotim terkait laporan BMKG adanya dampak La Nina. (OL-3)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Status tersebut menjadi langkah krusial guna menekan risiko banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah yang bisa saja terjadi saat intensitas hujan meningkat seperti saat ini.
Pemkot Pekanbaru resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi tahun 2025, terhitung mulai 3 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026.
Operasi dilakukan untuk menurunkan hujan di wilayah tidak terdampak, atau mencegah hujan di zona rawan bencana, menggunakan penyemaian NACL atau Calcium Oxide.
SETIDAKNYA 31 ribu personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Riau.
Kecamatan Ile Ape merupakan salah satu kawasan ring satu atau kawasan terdekat dari Gunung Api Ile Ape (Lewotolok).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) segera menetapkan status siaga bencana setelah Kabupaten Kolaka Timur dan Kota Kendari lebih dulu mengumumkan status siaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved