Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR dari daerah pemilihan (Dapil) IX Jawa Tengah yang wilayah kerjanya meliputi Kabupaten/ Kota Tegal dan Brebes Dewi Aryani, berjanji akan membantu pendirian yayasan dan Balai Latihan Kerja (BLK) khusus bagi penyandang disabilitas.
Termasuk dukungan pembangunan gedung lokakarya yang nantinya akan digunakan para kaum difabel dalam berorganisasi dan beraktifitas seperti keterampilan, kesenian, olahraga, dan lainnya.
Hal itu disampaikan Dewi saat menggelar pertemuan dan berdialog dengan para penyandang disabilitas yang tergabung dalam Disabilitas Slawi Mandiri (DSM) Kabupaten Tegal.
"Insyaallah saya akan mendorong dan berkomitmen membiayai mereka untuk mendirikan yayasan resmi sehingga kiprahnya mendapat payung hukum yang lebih pasti," ujar Dewi melalui keterangan tertulisnya, Minggu (31/1/2021).
Tak hanya itu, Dewi juga berjanji akan membantu dalam menggalang dana bantuan yang resmi, baik dari lembaga pemerintahan maupun swasta dan para dermawan lainnya. "Saya ingin tidak hanya membantu pendiriannya tapi sekaligus dalam soal penggalangan dananya sehingga Balai Latihan Kerjanya-nya bisa terus berjalan," ucap anggota DPR Komisi IX didampingi Dirut Group PT Merdeka Bahari Indonesia (BMI) Hutri Agus Mardiko.
Dewi menuturkan jika yayasan ada auditnya, sehingga penggunaan dananya pasti ada laporan secara berkala dan transfaran. "Jadi legal dan formal payung hukumnya," tutur Dewi
Semua pihak, diharapkan Dewi, terketuk hatinya untuk bersama-sama membantu para penyandang disabilitas. "Saya merasakan ada getaran semangat mereka untuk berkarya dan bekerja," katanya.
Menurut DeAr, sapaan Dewi Aryana, apa yang sudah dilakukan PT MBI dengan memberikan bantuan, diharapkan bisa memicu semangat perusahan lain yang ada di Tegal untuk membantu penyandang disabilitas.
"Mereka bisa menyisihkan sedikit untuk membantu para difable dalam memenuhi kebutuhan gedung dan peralatannya maupun hal lainnya agar mereka dapat berkarya dan memiliki peluang untuk bekerja maupun memiliki usaha mandiri," harapnya.
Menurut DeAr meski mengalami keterbatasan fisik, teman-teman penyandang disabilitas memiliki semangat besar untuk terus berkarya.
"Mereka ini hanya punya keterbatasan fisik namun semangat mereka berkarya tidak terbatas," papar DeAr yang dalam kesempatan tersebut memberikan bantuan Rp50 juta dan 350 paket sembako untuk meringankan beban hidup penyandang disabilitas di tengah masa pandemi covid-19.
Sebagai informasi, DSM sendiri merupakan organisasi yang menaungi masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik. Berdasarkan data 2015 yang masih dipakai hingga sekarang, setidaknya ada 12.374 penyandang disabilitas di Kabupaten Tegal. (OL-13)
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Kisah Grisna Anggadwita menunjukkan bagaimana pemberdayaan dan pendekatan manusiawi membuka peluang ekonomi inklusif.
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
Kegiatan ini lahir sebagai respons atas masih adanya kesenjangan antara potensi penyandang disabilitas dengan realitas praktik rekrutmen di dunia kerja.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Arifah menekankan pentingnya mendorong kemandirian, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved