Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Malang, Jawa Timur, menyatakan sangat siap melaksanakan vaksinasi setelah menyediakan tenaga kesehatan, tempat vaksinasi, dan gudang penyimpanan vaksin beserta keperluan lainnya.
"Sebenarnya Pemkot Malang sangat siap melaksanakan vaksinasi putaran pertama," tegas Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Malang Umar Usman, Sabtu (23/1).
Kesiapan itu mulai tenaga kesehatan, 24 rumah sakit, 40 klinik, dan 16 puskesmas. Akan tetapi Pemerintah Provinsi Jatim memutuskan mendahulukan vaksinasi tahap pertama untuk Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.
Vaksinasi di Kota Malang rencananya Februari mendatang. Padahal, peningkatan kasus baru covid-19 di Kota Malang terjadi saban hari. Saat ini positif covid bertambah 47 orang totalnya 4.926 orang sejak awal pandemi pada Maret 2020.
Kendati demikian, Umar mengungkapkan Pemkot Malang sudah menyiapkan segala keperluan vaksinasi mulai tenaga kesehatan, petugas keamanan, tempat vaksinasi dan gudang penyimpanan vaksin. Demikian transportasi sinergi pusat dan daerah.
Bahkan, Pemkot terus melakukan sosialisasi guna mendukung program pemerintah tersebut. Kepala Bagian Humas Pemkot Malang Nur Widianto mengatakan fokus vaksinasi pada tenaga kesehatan. Jumlah tenaga kesehatan 12.897 orang.
Namun, sesuai verifikasi Kemenkes yang akan menerima vaksin tahap pertama 6.450 orang. Sedangkan vaksinator yang sudah dilatih sebanyak 32 orang atau masing-masing dua petugas dari 16 puskesmas.
"Ada tambahan pelatihan dan pembekalan untuk vaksinator sebanyak 48 orang," ungkapnya.
Adapun fasilitas kesehatan atau pelayanan kesehatan yang ditunjuk sebagai tempat vaksinasi di 80 lokasi, yaitu rumah sakit, puskesmas dan klinik. Sedangkan penyimpanan vaksin di kantor Dinas Kesehatan. Meskipun Kota Malang secara resmi vaksinasi pada Februari, akan tetapi Dinkes sudah melakukan simulasi durasi vaksin pada 14 Januari 2021. Dengan demikian Pemkot Malang sangat siap melaksanakan program vaksinasi kapan pun.(BN/OL-10)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved