Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Sosial menyalurkan bantuan sebesar Rp1,7 miliar bagi korban gempa di Sulawesi Barat, terdiri dari bantuan logistik tanggap darurat pusat senilai Rp979.819.710, bantuan logistik gudang regional timur senilai Rp621.911.700, dan santunan ahli waris bagi delapan korban yang telah teridentifikasi sebesar Rp120 juta, dengan masing-Masing ahli waris mendapat Rp15 juta.
Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI M Safii Nasution, yang mengawal langsung bantuan menggunakan pesawat herkules, mengatakan semua bantuan tersebut secepatnya disalurkan termasuk kepada seluruh ahli waris korban bencana meninggal dunia.
"Bantuan logistik ini berwujud makanan siap saji, makanan anak, tenda gulung, matras, peralatan keluarga, tenda serbaguna, dan keperluan lainnya," jelas Safii Nasution.
Baca juga: Sulsel Siap Tamping Pengungsi Gempa Sulbar
Rincian bantuan logistik yang diserahkan Kemensos antara lain makanan siap saji 2.500 paket, makanan anak 1.200 paket, tenda gulung 500 lembar, matras 1.000 lembar, selimut 700 lembar, peralatan dapur 200 paket, tenda serbaguna 10 unit, kidsware 500 paket, foodware 500 paket, velbed 40 unit, kasur 370 buah, sandang 30 paket, dan perlengkapan Tagana 20 paket.
Kemensos juga mengerahkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Sulawesi Selatan sebanyak 50 personel dan Sulawesi Tengah sebanyak 19 personel untuk membantu Tagana setempat untuk membuka dapur umum dan memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP).
"Sejak bencana terjadi, kami, melalui Tagana, telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial di wilayah terdampak gempa tentang aktivitas penanganan dan mengamati situasi terkini," ucap Syafii.
Sementara itu, Dinas Sosial Sulsel juga mengirim bantuan via laut, menggunakan KRI Teluk Ende. Bantuan diserahkan langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Kadis Sosial Sulsel Gemala Faoza, mewakili Gubernur Sulsel kepada Danlantamal VI Makassar Laksamana Pertama Benny Sukandari di Pangkalan Utama TNI AL VI Makassar.
Adapun bantuan yang diberikan berupa beras 10 ton, mi instan 3.000 dos, gula pasir 3.000 liter, ikan sarden 3.000 kaleng, minyak kelapa 3.000 liter, selimut 3.000 buah, dan sarung 3.000 lembar.
"Semoga bantuan ini berguna dan membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di sana. Mari berdoa, semoga tidak ada bencana susulan dan semoga Allah senantiasa melindungi kita semua," tutup Gemala. (OL-1)
Kemensos mengirimkan Tim Asesmen khusus ke Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memverifikasi status sosial ekonomi keluarga YBS.
Kementerian Sosial (Kemensos) mengirim Tim Asesmen ke Ngada, NTT, untuk mendalami kondisi keluarga YBS, anak SD yang bunuh diri beberapa waktu lalu.
Kemensos menonaktifkan 13,5 juta peserta BPJS Kesehatan dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sepanjang 2025.
Peserta JKN yang dinonaktifkan tersebut bisa mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya jika yang bersangkutan memenuhi beberapa kriteria.
Persoalan keterbatasan kapasitas, terutama pada Sekolah Rakyat yang belum memiliki gedung sendiri dan masih memanfaatkan sentra atau balai milik Kementerian Sosial.
Abidin mendorong adanya koordinasi cepat antara Kementerian Sosial dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan fisik sekolah di tingkat kabupaten.
Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S Mengga, wafat pada Sabtu pagi (31/1) di Rumah Sakit Siloam Makassar, Sulawesi Selatan.
Enam desa di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, masih terisolasi selama dua minggu setelah longsor menutup akses jalan
Masyarakat diminta untuk mewaspadai aksi penipuan digital terbaru. Selasa (2/12/2025), beredar aktif akun WhatsApp palsu yang mengaku sebagai Wakil Gubernur Salim S Mengga.
PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Pemerintah (CPP) senilai miliaran rupiah untuk periode Oktober–November 2025.
Fakta terungkap dari data kesehatan terbaru di Provinsi Sulawesi Barat, hipertensi, yang kerap dianggap sebagai penyakit orang dewasa, kini mulai mengancam generasi muda Sulawesi Barat.
Ratusan siswa di Mamasa, Sulawesi Barat, kini bisa belajar dengan terang berkat listrik SuperSUN dari PLN.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved