Kamis 14 Januari 2021, 21:04 WIB

IPDN Beri Bantuan kepada Korban Bencana Longsor Sumedang 

mediaindonesia.com | Nusantara
IPDN Beri Bantuan kepada Korban Bencana Longsor Sumedang 

Ist
Rektor IPDN Dr. Hadi Prabowo, MM, menyerahkan bantuan IPDN Kemendagri kepada korban bencana di Desa Cihanjuang, Cimanggung, Sumedang, Jabar.

 

REKTOR Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Dr. Hadi Prabowo, MM, dengan didampingi jajaran pimpinan lainnya terjun langsung ke lokasi bencana longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (14/1).

Selain menemui korban bencana longsor di tempat pengungsian, kehadiran Rektor IPDN sekaligus untuk menyerahkan bantuan IPDN Kementerian DalamNegeri (Kemendagri) kepada korban yang terdampak bencana longsor tersebut.

IPDN Kemendagri memberikan bantuan berupa sembako seperti beras, mie instan, susu, air mineral dan makanan ringan, obat-obatan, vitamin, APD, handsanitizer, masker, sarung tangan, handuk, selimut, pakaian anak serta perlengkapan mandi. Total bantuan yang diberikan yakni senilai 290 juta rupiah. 

" Kami (IPDN Kemendagri) turut berduka atas musibah longsor yang menimpa warga di Kecamatan Cimanggung ini, semoga keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran dan kekuatan," ujar Hadi

Bantuan yang diberikan kepada korban bencana longsor ini diserahkan di Posko Penanggulangan Bencana Alam Cimanggung yang berlokasi di SMAN 1 Cimanggung dan diterima oleh Asisten Administrasi Umum dan Kepala Bappeda Kabupaten Sumedang beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

"Semoga bantuan ini setidaknya dapat meringankan bagi warga yang terkena musibah serta semoga musibah ini dapat cepat berakhir dan teratasi. Wilayah yang terkena longsor semoga segera dapat ditata kembali, baik oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang beserta jajaran terkait maupun pemerintah pusat. Hal ini agar penduduk yang ada disini dapat hidup lebih nyaman, bentuknya bisa berupa relokasi ataupun pembangunan," ujar Rektor IPDN.

Tak hanya menyambangi korban bencana di posko penanggulangan bencana, Hadi beserta jajaran juga mengunjungi Puskesmas setempat untuk menanyakan kelengkapan fasilitas dan apa saja yang masih diperlukan oleh Puskesmas.

"Kami juga akan meminjamkan 2 unit mobil ambulance yang ada di IPDN untuk membantu mobilitas tim kesehatan di Puskesmas Sawah Dadap Cimanggung dalam menangani korban bencana ini." jelas Hadi.

Selain Puskesmas, rombongan IPDN juga melihat secara langsung kondisi dan situasi terkini di lokasi bencana longsor serta kelayakan dapur umum yang ada di lokasi bencana. 

 Hingga hari ini jumlah korban bencana longsor yang meninggal dunia sebanyak 24 orang dan masih ada 16 orang yang belum ditemukan karena tertimbun tanah longsor sedangkan korban yang mengalami luka-luka sebanyak 36 orang. (Ant/RO/OL-09)

Baca Juga

MI / ADAM DWI.

KPU Segera Matangkan Persiapan PSU Sabu Raijua

👤Indriyani Astuti 🕔Senin 19 April 2021, 16:10 WIB
Melaksanakan putusan MK dengan memastikan rancangan tahapan, program, dan jadwal PSU, ketersediaan anggaran, penyediaan logistik...
MI/Lina Herlina

Masjid Katangka, Saksi Seabad Lebih Islam di Gowa

👤Lina Herlina 🕔Senin 19 April 2021, 15:14 WIB
Masjid Katangka, tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai benteng pertahanan...
Ist

Dubes Ceko dan Gubernur Jateng Bahas Potensi Kerja Sama

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 19 April 2021, 14:46 WIB
Tak ingin hanya berdiskusi membahas potensi kerja sama antara Ceko dan Jateng, Ganjar langsung mengajak pelaku UKM pamer produk unggulan di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jalan Tol dan PKT untuk Ekonomi yang Lebih Baik

Pembangunan jalan tol sejatinya berpengaruh terhadap roda perekonomian bahkan sejak mulai tahap perencanaan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya