Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kadis DLHK Geram Bunga di Tanam di Kota Maumere Dicuri

Gabriel Langga
07/1/2021 15:02
Kadis DLHK Geram Bunga di Tanam di Kota Maumere Dicuri
Taman bunga di median di sepanjang jalan Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.(MI/Gabriel Langga)

BUNGA yang ditanam di beberapa taman dan sepanjang jalan di wilayah Kota Maumere banyak yang hilang. Diduga akibat aksi pencurian yang belakangan semakin marak. Hal ini membuat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, merasa geram dengan banyaknya bunga yang dikembangkan untuk memperindah Kota Maumere justru menjadi sasaran pencuri.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka, Silvester Saka mengatakan, bunga yang ditanam untuk mempercantik dan memperindah wajah kota Maumere itu justru menjadi sasaran pencuri. Bagaimana tidak, kata dia, bunga yang memiliki ekonomis tinggi yang baru ditanam oleh petugasnya langsung hilang entah ke mana.

"Petugas kita tanam bunga malam hari, besok pagi pasti sudah hilang. Kita tanam sore, tengah malam pasti sudah tidak ada itu bunga lagi. Saya jadi pusing sendiri dengan kelakuan orang-orang tidak bertanggung jawab itu," geram Silvester Saka ini, Kamis (7/1).

Ia memberikan contoh bunga yang ditanam seperti bunga bougenville Singapura, pucuk merah, Dewi Sartika dan tanaman hias lainnya itu setelah ditanam oleh petugas kita, keesokannya pasti hilang. "Mereka pakai cabut. Apakah mereka curi mau jual kembali atau bagaimana saya juga tidak tahu dengan kelakuan mereka. Padahal bunga yang kita tanam itu untuk mempercantik Kota Maumere ini," papar dia.

Silvester Saka mengaku pencurian bunga di taman dan sepanjang jalan di Kota Maumere sudah berulang kali. "Kendala kita sekarang itu, perilaku orang. Ini yang menjadi repot. Aksi pencurian bunga ini bukan baru pertama kali, melainkan sudah sering terjadi," katanya.

Dia bahkan memasang orang-orang untuk mematai-matai di taman dan sepanjang jalan di Kota Maumere untuk menangkap pelaku pencuri bunga. Namun sampai hari ia belum berhasil menangkap pelakunya.

Silvester Saka menyampaikan bunga yang ditanam oleh pemerintah seharus menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaga bersama bukan malah sebaliknya kita merusak atau mencuri nya. (GL/OL-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya