Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Pangandaran belum memberikan izin menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka yang rencananya akan dilakukan pada 11 Januari. Pembelajaran tatap muka masih menunggu hasil uji usap (swab test) yang telah dilakukannya secara acak kepada para guru dan murid.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan olahraga Kabupaten Pangandaran, Agus Nurdin mengatakan, semester genap pembelajaran siswa sekolah akan dimulai pada 11 Januari. Namun, bukan berarti siswa harus melakukan pembelajaran secara tatap muka tetapi sekarang masih menunggu hasil swab yang telah dilakukan kepada 100 guru dan siswa untuk menjadi bahan pertimbangan keputusan pemerintah.
"Kita masih menunggu hasil swab guru dan siswa yang dilakukannya secara acak dan itu menjadi sampel. Kami tetap harap bisa keluar sebelum tanggal 11 Januari dan itu menjadi pertimbangan keputusan KBM tatap muka tapi sekarang belum bisa memutuskan kegiatan di sekolah karena masih meningkatnya grafik kasus Covid-19 di Kabupaten Pangandaran," katanya, Kamis (7/1/2021).
Agus mengatakan, salah satu yang menjadi pertimbangan belum bisa memutuskan KBM tatap muka di sekolah adalah meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan Disdikpora sangat hati-hati terutamanya dalam mengambil keputusan. Namun, secara sarana dan prasarana sekolah telah siap pada semester ganjil mulai tingkat SD dan SMP di Pangandaran menggelar KBM tatap muka.
"Kami meminta para kepala sekolah di semua tingkatan untuk mengecek ulang kesiapannya mulai sarana dan prasarana yang berkaitan dengan protokol kesehatan untuk memastikan kesiapan di sekolah benar-benar matang agar KBM tatap muka bisa dilaksanakannya secara aman dan nyaman," ujarnya.
Menurutnya, KBM tatap muka yang dilakukan jika di sekolah diperbolehkan masuk sistem yang dilakukannya akan sangat ketat karena jumlah siswa yang datang ke sekolah akan dibatasinya. Karena, satu kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di satu desa, maka sekolah di desa ditutup semua tetapi kalau KBM tatap muka lebih banyak mudaratnya, akan lakukan belajar di rumah.
"Kami tetap harus melihat hasil swab terlebih dulu, kalau sudah ada bisa putuskan untuk melakukan KBM tatap muka. Namun, selama ini tetap akan mengutamakan keselamatan anak-anak dalam pembelajaran bukan pilihan satu-satunya yang penting siswa bisa belajar aman dan nyaman," pungkasnya. (Kristiadi/AD/OL-10)
Studi menemukan swab test sederhana mampu mengidentifikasi anak-anak yang berisiko alami penyakit jantung.
Menkes Budi Gunadi Sadikin tes antigen mandiri (self testing) dinilai lebih banyak false negatif atau tidak akurat. Seseorang bisa dapat hasil negatif padahal sedang positif covid-19.
KEMENTERIAN Kesehatan mengimbau agar masyarakat melakukan tes antigen mandiri jika mengalami gejala covid-19 baru yang disebabkan varian Arcturus.
Bioquick dan Panbio memperlihatkan kemampuan untuk mendeteksi protein SARS-CoV-2 yang dicari.
Dalam kegiatan itu, Mayapada Hospital bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung dan UPTD Puskesmas Kujangsari, bermitra dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran
Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun, dari 3.888 unit tempat tidur yang disiapkan, sejauh ini baru terpakai 184 unit
SEKRETARIS Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dudung Abdul Qodir mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tetap menerapkan pembelajaran tatap muka.
KEPUTUSAN pemerintah membatalkan rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada April 2026 dinilai sebagai langkah tepat di tengah kekhawatiran penurunan kualitas pendidikan.
KETUA Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri mengatakan bahwa keputusan pemerintah tetap memberlakukan sekolah tatap muka sudah tepat. Namun, kegiatannya harus berkualitas.
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan adalah prioritas utama. Kewajiban kita memastikan seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman,”
Unpad EdEx juga telah meresmikan kerja sama perdana dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia.
DINAS Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) mengabaikan Instruksi Wali Kota Nomor 12 Tahun 2023 tentang pengendalian pencemaran udara dengan tidak menerapkan PJJ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved