Sabtu 19 Desember 2020, 23:15 WIB

Target PAD Mukomuko dari RPH Hanya Tercapai Rp5.5 Juta

Mediaindonesia.com | Nusantara
Target PAD Mukomuko dari RPH Hanya Tercapai Rp5.5 Juta

Antara
Ilustrasi

 

Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan tidak sanggup mencapai target pendapatan asli daerah dari rumah potong hewan (RPH) sebesar Rp30 juta dalam tahun ini.

“Pendapatan dari RPH yang terealisasi baru sebesar Rp5,5 juta, tidak mencapai target yang teolah ditetapkan, yakni sebesar Rp30 juta karena daerah penerima daging babi membatasi masuknya daging babi dari daerah ini saat pendemi Covid-19 sekarang ini,” kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Warsiman di Mukomuko, Sabtu (19/12).

Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Mukomuko sebelumnya menetapkan target PAD dari RPH seperti retribusi pemeriksaan kesehatan hewan ternak sebelum dan setelah dipotong sebesar Rp50 juta, meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan Tahun 2019 sebesar Rp16.100.000.

Kemudian pihaknya mengusulkan revisi target pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari rumah potong hewan di daerah ini dari sebesar Rp50 juta menjadi Rp30 juta.

Kendati demikian, katanya, pihaknya tetap saja tidak sanggup mencapai target pendapatan asli daerah dari RPH sebesar puluhan juta pada masa pandemi Covid-19 sekarang ini. “Kami tahun lalu masih bisa mencapai target pendapatan dari RPH karena waktu tidak sejumlah daerah masih penerima daging babi dari daerah ini, sekarang tidak mereka tidak menerimanya,” ujarnya.

Selain itu jumlah pemotongan hewan di rumah potong hewan pada tahun ini berkurang drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Buktinya tahun lalu pendapatan dari RPH bisa terpacai sebesar Rp16 juta.

Selanjutnya ia mengusulkan kepada instansi terkait agar menurunkan target pendapatan dari RPH tahun 2021, sesuai dengan jumlah pemotongan hewan di rumah potong hewan ini. “Kita minta supaya pihak terkait agar menganalisa terlebih dahulu sebelum menetapkan target pendapatan asli daerah dari rumah potong hewan di daerah ini,” katanya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

MI/DJOKO SARDJONO

BPBD Klaten akan Menggelar Apel Siaga Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 29 September 2022, 18:20 WIB
Apel siaga bencana dalam rangka antisipasi ancaman bencana hidrometeorologi itu akan diikuti unsur TNI, Polri, SAR, PMI, dan relawan...
DOK MI

Cianjur Genjot Revitalisasi Lahan Pertanian Padi

👤Benny Bastiandy 🕔Kamis 29 September 2022, 18:19 WIB
PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sedang menggenjot program revitalisasi lahan pertanian padi. Tujuannya untuk...
ANTARA

Krisis Air Bersih Landa Beberapa Wilayah di Pantura Jateng

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 29 September 2022, 18:12 WIB
MESKIPUN hujan intensitas ringan kerap mengguyur, namun beberapa wilayah di daerah di pantura Jawa Tengah mengalami kesulitan air...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya