Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi hingga mencapai lebih dari 2 meter di sejumlah perairan Indonesia, Kamis (17/12).
Informasi yang diunggah dalam situs www.bmkg.go.id, di perairan sekitar Bali, tinggi gelombang laut 2 meter atau lebih berpotensi terjadi di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, dan Samudra Hindia selatan Bali.
Di perairan selatan Kalimantan Tengah, tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 1,25 meter dan 2 meter. Di Selat Lombok bagi selatan, Selat Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan NTB, dan Selat Sape bagian selatan gelombang air laut diperkirakan mencapai 2 meter atau lebih.
baca juga: Waspadai Gelombang Laut Hingga 4 Meter
Sementara miderate sea atau gelombang 1,25 meter hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Selat Makassar bagian selatan, perairan Spermonde Makassar bagian barat, perairan Sabalana, perairan Kepulauan Selayar, dan Laut Flores. (Ant/OL-3)
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Bencana banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved