Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pekerja proyek perbaikan jalan akses pengungsian Singlar-Ngancar Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman menemukan jejak tapak kaki (foot print) mirip dengan jejak tapak kaki kucing namun ukurannya lebih besar. Jejak tapak kaki mirip jejak kaki kucing tersebut ditemukan beberapa ukuran.
"Ada yang besar dan ada yang agak kecil. Dimungkinkan jejak itu berasal lebih dari seekor" kata Babinsa Glagaharjo, Eko Widodo, Selasa (24/11).
Menurut dia, jejak tapak kaki kucing berukuran besar itu tercetak di beton semen jalan. Menurut Eko, perbaikan jalan evakuasi itu tidak menggunakan aspal tetapi menggunakan semen beton cor.
"Jejak tapak kucing besar itu diketahui Jumat pekan lalu," kata Eko.
Ia mengungkapkan, diduga sekawanan kucing besar yang dimungkinkan macan tutul penghuni kawasan hutan Gunung Merapi itu melewati saat semen beton cor belum kering benar, sehingga meninggalkan jejak. Menurut Eko, diduga kawanan kucing besar Merapi itu melintas dari sisi timur jalan ke barat. Sementara di barat dan timur jalan yang sedang diperbaiki ini adalah semak gerumbul yang cukup lebat.
baca juga: Diimbau Kosongkan Manusia dalam Radius 5 Km Kawah Merapi
Dugaannya kucing besar berada di kawasan tersebut bukan karena aktivitas Gunung Merapi yang meningkat, tetapi habitatnya di kawasan ini. Eko Widodo tinggal tidak jauh dari lokasi ditemukannya jejak tapak. Ia menjelaskan, binatang buas ini dahulu memang sering ditemukan di kawasan ini.
"Ini memang perlintasan satwa itu, jadi bukan karena aktivitas (Gunung Merapi) naik, terus hewan yang di Merapi turun, itu tidak benar. Memang habitatnya dari dulu di sekitaran sini," pungkasnya. (OL-3)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Jarak luncur ke-8 kali awan panas guguran itu maksimum 1.500 meter dari puncak dan mengarah ke barat daya atau mengarah ke hulu Kali Krasak, Bebeng dan Sat/Putih.
BPPTKG Yogyakarta melihat adanya sedikit perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi, akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava.
BPPTKG Yogyakarta menyatakan luncuran awan panas guguran maupun lava Gunung Merapi, masih dalam jarak aman dari permukiman maupun destinasi wisata di lereng gunung itu.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
"Jadi memang wajar (terjadi guguran) ketika musim hujan di bulan November, Desember (2025), kemudian puncaknya nanti Januari, Februari (2026) itu intensitas guguran akan sedikit meningkat,"
BBKSDA Riau telah memasang dua unit kamera trap guna mengidentifikasi hewan liar.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengecek kondisi harimau yang sempat viral bahwa ada isu pakan harimau diambil oleh petugas di Ragunan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklarifikasi kabar beredar yang menyebut harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan yang viral di media sosial adalah miliknya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas kebutuhan pakan harimau peliharaannya yang saat ini dititipkan di Ragunan.
Pria yang akrab disapa Pram itu pun memastikan satwa tersebut tetap mendapatkan pakan yang cukup dan berada dalam pengawasan.
Jika harimau dan macan tutul muncul di kebun, jalan raya, bahkan hotel, itu pertanda mereka terpaksa keluar dari hutan untuk bertahan hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved