Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
POTENSI bahaya Gunung Merapi saat ini ialah guguran lava dan lontaran material vulkanis bila terjadi letusan eksplosif disertai awan panas. Semua menebar hingga radius maksimal 5 kilometer dari puncak kawah.
Oleh karena itu, pemangku kepentingan mengimbau warga untuk mengosongkan area dalam radius 5 kilometer dari semua aktivitas dan tidak boleh ditinggali penduduk.
“Hal itu dimaksudkan agar apabila kemudian Gunung Merapi meletus sewaktu-waktu tidak menelan korban jiwa maupun kerugian harta benda. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merekomendasikan seperti itu,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangan resmi kemarin.
Dalam catatan BPPTKG sejak Sabtu (21/11), Merapi mengeluarkan ak tivitas seperti guguran lava 15 kali, embusan angin panas 23 kali, dan gempa vulkanis dangkal 14 kali dengan amplitudo 40-75 mm serta durasi 14-42 detik.
Tim di lapangan sudah memeta kan wilayah yang berisiko terdampak erupsi Merapi meliputi Desa Glagaharjo, Desa Kepuharjo, dan De sa Umbulharjo di Kecamatan Cang kringan, Sleman, Provinsi DI Yog yakarta. Selain itu, Desa Ngargo mulyo, Desa Krinjing, dan Desa Paten di Kecamatan Dukun, Magelang, Jawa Tengah. Selanjutnya Desa Tlogolele, Desa Klakah, dan Desa Jrakah di Kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah. Berikutnya Desa Tegal Mulyo, Desa Sidorejo, dan Desa Balerante di Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah.
Sementara itu, BPBD Magelang melaporkan sebanyak 817 warga di kawasan rawan bencana (KRB) III mengungsi ke 9 titik pengungsian setelah BPPTKG menaikkan status Merapi ke level III atau siaga. Jumlah pengungsi mengalami peningkatan 210 orang terhitung sejak dua pekan lalu.
Kepala Pelaksana BPBD Magelang, Edy Susanto, menyatakan warga Desa Keningar memilih turut mengungsi kendati wilayahnya berada di luar KRB III.
“Mereka takut dan trauma akibat kejadian erupsi pada 2010. Pemerintah desa lalu mengevakuasi mereka ke pengungsian,” ujar Edy Susanto dalam keterangan resmi kemarin.
Seluruh pemangku kepentingan telah mendirikan dapur umum di setiap titik lokasi pengungsian dan menyiapkan kebutuhan makanan mulai pukul 04.00 WIB. BPBD Magelang juga mendistribusikan air bersih kesetiap lokasi pengungsian pada pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. (Ata/AT/JS/TS/X-3)
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Masyarakat Aceh, terutama yang berada di dua gampong yaitu Rembune dan Pantan Pediangan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, harus mengungsi.
Gunung berapi Kilauea di Hawaii kembali menunjukkan peningkatan aktivitas. Aliran lava terlihat mengalir sejak akhir pekan.
Gunung Sakurajima dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Jepang.
“Pada tanggal 19 September 2025 terjadi peningkatan jumlah gempa low frequency yang diikuti dengan kejadian erupsi dengan tinggi kolom erupsi berkisar antara 500-1.000 meter"
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif, Kawah Verbeek.
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Jarak luncur ke-8 kali awan panas guguran itu maksimum 1.500 meter dari puncak dan mengarah ke barat daya atau mengarah ke hulu Kali Krasak, Bebeng dan Sat/Putih.
BPPTKG Yogyakarta melihat adanya sedikit perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi, akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava.
BPPTKG Yogyakarta menyatakan luncuran awan panas guguran maupun lava Gunung Merapi, masih dalam jarak aman dari permukiman maupun destinasi wisata di lereng gunung itu.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
"Jadi memang wajar (terjadi guguran) ketika musim hujan di bulan November, Desember (2025), kemudian puncaknya nanti Januari, Februari (2026) itu intensitas guguran akan sedikit meningkat,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved