Selasa 10 November 2020, 20:30 WIB

Sumbangan Dana Kampanye Petahana Karawang Belum Tambah

Cikwan Suwandi | Nusantara
Sumbangan Dana Kampanye Petahana Karawang Belum Tambah

MI/Cikwan Suwandi
Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Karawang Mulyana

 

SEJUMLAH pasangan calon bupati dan wakil bupati Karawang telah melaporkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) ke KPU Karawang. Para calon pun harus melaporkan dana kampanye dari 26 September hingga 30 Oktober 2020.

Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Karawang, Mulyana mengatakan pelaporan dana kampanye terbagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) pada 24-25 September. Kemudian LPSDK dan selanjutnya adalah Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) yang paling lambat dilaporkan 6 Desember.

Pada LADK yang merupakan tahap pertama laporan dana kampanye, Pasangan Yesi Karya Lianti-Ahmad Adly Fairuz sebesar Rp20 juta. Kemudian pasangan nomor urut 2, yang merupakan petahana Cellica Nurrchadiana-Aep Syaepuloh melaporkan Rp300 juta. Sedangkan pasangan Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani melaporkan dana kampanye awal sebesar Rp2,2 juta.

Kemudian pada laporan LPSDK, lanjut Mulyana, Pasangan Yesi Karya Lianti-Ahmad Adly Fairuz melaporkan dana kampanye sebesar Rp759.220.000. Biaya tersebut berasal dari sumbangan pribadi calon senilai Rp684.222.000 dan sumbangan perseorangan/individu Rp75.000.000.

Sedangkan pada laporan LADK pasangan Cellica Nurrchadiana-Aep Syaepuloh menjadi yang terbesar, akan tetapi pada LPSDK mereka melaporkan Rp0 atau tanpa sumbangan. Sementara Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani menambahkan sumbangannya dalam laporan LPSDK sumbangan pribadi calon sebanyak Rp210.000.00 ditambah sumbangan perorangan/individu sebesar Rp438.000.000 dengan total Rp648.000.000.

"Nanti secera terpirinci mereka harus melaporkan kembali dalam LPPDK. Dari mana uang sumbangan itu dan digunakan untuk apa," katanya.

Ada batasan dalam sumbangan dana kampanye, dikatakan Mulyana, misalnya selama kampanye sumbangan perseorangan/individu itu sebesar Rp75.000.000. Lalu sumbangan dari partai politik, kelompok dan badan hukum swasta masing-masing maksimal menyumbang Rp750.000.000.

"Untuk sumbangan dari calon itu tidak dibatasi. Sedangkan sesuai dengan kesepakatan dari para paslon untuk keseluruhan dana kampanye secara maksimal sebesar Rp50 miliar masing-masing calon," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga

DOK MI

Pemkab Badung Targetkan Nol Kemiskinan Ekstrem Pada 2023

👤Ruta Suryana 🕔Rabu 28 September 2022, 19:55 WIB
PEMKAB Badung, Bali menargetkan angka kemiskinan ekstrem turun menjadi nol persen pada...
DOK MI

Ratusan Guru PPPK Di Babel Belum Dapat Gaji

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Rabu 28 September 2022, 19:48 WIB
RATUSAN guru dengan status Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Provinsi Bangka Belitung (Babel) belum mendapatkan...
dok.polbangtan-kementan

Polbangtan Malang Kunjungi Peternak Milenial Pacitan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 September 2022, 19:40 WIB
DIREKTUR Polbangtan Malang Setya Budhi Udrayana melakukan kunjungan di wilayah pelaksanaan Program YESS Jawa Timur di Kabupaten Pacitan,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya