Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA sejumlah desa Lereng Merapi sisi Magelang, Jawa Tengah yang berada di luar rekomendasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) sempat dihinggapi kebingungan dan kepanikan terkait erupsi Merapi. Mereka mempertanyakan apakah harus mengungsi. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto meminta masyarakat tetap tenang. Pihaknya juga harus menjelaskan data yang ada dengan rujukannya jelas.
"Memang kita harus update informasi terus supaya mereka tidak bingung," kata Edy, Selasa (10/11).
Edy menjelaskan, untuk membuat tenang warga, pihaknya terus berupaya meningkatkan, menyampaikan komunikasi dan informasi pada masyarakat. Edukasi juga terus dilakukan melalui camat dan kepala desa untuk disampaikan pada warganya.
"Saya berpesan kepada desa yang lain di luar rekomendasi dari BPPTKG, mohon tetap tenang, percayalah pada sumber data yang baik yaitu BPPTKG," lanjut Edy.
baca juga: 13 Kawasan Wisata di Lereng Merapi Tutup Sementara
Sejauh ini rekomendasi dari BPPTKG menyebutkan warga yang harus mengungsi di Kabupaten Magelang adalah yang tinggal di tiga desa wilayah Kecamatan Dukun. Yakni Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar), Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono), dan Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2).
"BPPTKG yang mempunyai alat dan bisa menganalisis. Jadi desa-desa yang di luar rekomendasi, di luar skenario BPPTKG agar tetap tenang, tetapi tetap waspada," pungkasnya. (OL-3)
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Selain warga Jakarta Barat, terdapat delapan KK warga Kelurahan Cipete Utara yang terpaksa mengungsi di Mushalla Nurul Iman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved