Jumat 30 Oktober 2020, 21:25 WIB

Cianjur Butuh CPNS Dokter Spesialis dan Penyandang Disabilitas

Mediaindonesia.com | Nusantara
Cianjur Butuh CPNS Dokter Spesialis dan Penyandang Disabilitas

MI/RAMDANI
Ilustrasi: Petugas medis.

 

Kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemkab Cianjur, Jawa Barat, untuk dokter spesialis dan penyandang disabilitas masih kosong, setelah Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Cianjur, menerima hasil seleksi CPNS yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kepala BKPPD Cianjur Budi Rahayu Toyib saat dihubungi di Cianjur, Jumat mengatakan untuk kuota CPNS tahun ini, pihaknya mengajukan 159 orang yang akan ditempatkan di 17 organisasi perangkat daerah (OPD), empat orang di antaranya untuk dokter spesialis dan tiga orang penyandang disabilitas.

"Untuk kuota lainnya sudah terpenuhi, hanya kuota untuk dokter spesialis dan penyandang disabilitas tidak ada pendaftar. Kemungkinan kedua kuota tersebut tidak akan terisi karena sebagian besar dokter spesilis memilih melamar di daerah lain atau kota besar," katanya.

Ia menjelaskan, untuk penerimaan CPNS tahun ini, pihaknya mencatat ada 3.392 orang pelamar, namun hanya 159 orang yang diterima sesuai dengan kuota yang tersedia, sedangkan untuk dokter spesialis sejak dibuka lowongan tidak ada seorangpun yang melamar.

Untuk pelamar disabilitas sempat ada satu orang yang melamar, namun tidak lolos di tahapan tes, sehingga tiga kursi yang disediakan tidak terisi pada seleksi tahun ini. Sementara pengumuman resmi penerimaan pendaftar CPNS, ujar dia, baru diterima Jumat (30/10) ini.

"Selanjutnya mereka yang diterima akan menjalani proses verifikasi dan datanya akan diserahkan ke Sekretaris Daerah (Sekda) Cianjur, untuk ditandatangani. Mereka yang sudah lolos PNS, diminta untuk mendaftarkan diri awal Bulan Desember," katanya.

Budi menambahkan, terait kekosongan dokter spesialis dan penyandang disabilitas, pihaknya akan menunggu pada tahapan CPNS selanjutnya dengan harapan kedua posisi tersebut dapat terisi, sehingga kekurangan dokter spesialis dan penyandang disabilitas dapat terpenuhi tahun depan.

"Kalau tahun depan seleksi kembali dibuka untuk CPNS, kami berharap berbagai kekurangan tenaga di sejumlah OPD dapat terpenuhi," katanya.  (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

Medcom

Seorang WNA Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pinjol di Kotabaru

👤Denny Susanto 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 06:15 WIB
Pinjaman Rp1 juta harus dikembalikan dalam 7 hari, apabila tidak bisa membayar maka per harinya akan dikenakan bunga...
MI/Dok Sahabat Ganjar

Rayakan Sumpah Pemuda, Sahabat Ganjar Sebar 3 Ribu Benih Ikan Nila di Sungai Serayu

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 05:36 WIB
Penyebaran benih ikan nilai di Sungai Serayu itu juga dilakukan dalam rangka memperingati ulang tahun ke-53 Ganjar...
MUI/Depi Gunawan

Awas, Jalur Wisata Lembang Rawan Longsor

👤Depi Gunawan 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:37 WIB
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Jawa Barat mengeluarkan peringatan bahaya cuaca ekstrem di kawasan Lembang,...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya