Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
TERJARING operasi yustisi di Kota Tegal Jawa Tengah, pada Selasa (6/10), seorang pemuda diamankan karena tidak memakai masker. Saat razia, pemuda bernama Johan, 20 warga Kelurahan/Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes kedapatan membawa 400 butir pil koplo jenis Hexymer dalam tas pinggangnya.Awal ia terkena razia karena naik sepeda motor memboncengkan dua perempuan meluncur ke Jl Ki Hajar Dewantoro, Kelurahan Sumurpanggang, Kecamatana Margana, Kota Tegal. Saat itu sedang dilaksanakan operasi Yustisi. Ia langsung terjaring razia karena memboncengkan dua orang. Mereka kemudian didata dan diberi sanksi pelanggaran protokol kesehatan.
Apalagi kedua perempuan, Amanah, 20 dan Wulan, 17 tidak memakai masker. Mereka dihukum untuk membersihkan fasilitas publik. Petugas melihat gerak gerik Johan mencurigakan. Petugas kemudian memeriksa tas pinggangnya dan ditemukan ratusan butir pil koplo berwarna kuning dalam kemasan.
Kepada petugas ketika diintrograsi, Johan mengaku baru mendapatkan pil itu dengan membelinya dari Jakarta. Rencananya, obat itu akan dikonsumsi sendiri.
"Saya baru beli untuk konsumsi sendiri dan ini obat penenang," akunya.
baca juga: Dinkes Tasikmalaya akan Pulangkan Santri yang Negatif Covid-19
Sedangkan Amanah dan Wulan mengaku tidak mengetahui kalau Johan membawa obat terlarang. Meski Amanah mengaku sempat mengonsumsi satu butir obat penenang atas perintah Johan.
"Saya tadinya diajak kerumah temannya, setiba di sana, saya dikasih pil katanya untuk vitamin. Tapi saya tidak tahu dia bawa pil yang dilarang apalagi sebanyak itu," tutur Amanah.
Atas kasus tersebut dan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, pelaku bersama dua orang perempuan dan barang bukti dibawa ke Markas Polres Tegal Kota. (OL-3)
Meningkatnya volume arus mudik dan masih banyak pemudik kehabisa saldo E Tol menjadi penyebab antrean yang mengular.
Antrean kendaraan yang kembali terjadi di Gerbang Tol (GT) Pejagan, Brebes ini, membuat volume kendaraan padat.
Pemudik diangkut menggunakan bus, sedangkan kendaraan sepeda motor mereka diangkut menggunakan truk.
Penanaman bibit jagung serentak ini, merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional, yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Titiek didampingi Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Gubernur Pramono Anung peringatkan pemudik agar tak beri harapan palsu pada calon pendatang. Jakarta terbuka tanpa razia KTP, tapi siapkah Anda bertarung?
Jakarta tetap menjadi kota terbuka bagi siapa saja yang ingin mengadu nasib.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan melakukan operasi yustisi ataupun penyaringan terhadap pendatang baru pascalebaran.
PEMPROV DKI Jakarta tak akan melakukan operasi yustisi bagi pendatang baru Jakarta, tetapi akan melakukan pembatasan terkait penyaluran bantuan sosial (bansos).
Pendatang baru yang ingin mengadu nasib di Kota Depok diminta mempersiapkan jaminan kesempatan untuk bekerja.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mempersilahkan para pendatang dari daerah lain tinggal ke Jakarta pascalebaran. pihaknya tidak akan menggelar operasi yustisi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved