Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBERHASILAN petani sayur kawasan lereng Merapi membaca alam, membuahkan hasil panen cabai luar biasa. Setidaknya ini bisa dilihat dari kerja keras Kelompok Tani Ngudi Santosa di Desa Senden, kecamatan Selo, kabupaten Boyolali yang mampu memanen cabai dua ton cabai tiap hektarnya.
"Ini semua buah kerja keras dan kecermatan teman teman petani dalam membaca alam. Sudah hasil panen besar, di tingkat produsen harga cabai keriting varietas Twist 42 mencapai Rp25 ribu - Rp 26 ribu," kata Kepala Dinas Pertanian Boyolali, Bambang Jiyanto di sela sela memanen cabai keriting di Senden, Selo, Selasa (6/10).
Masa panen cabai varietas Twist 42 di lereng Merapi Boyolali kali ini hasilnya sangat bagus. Hasilnya lumayan besar, karena tiap cabang tanaman cabai menghasilkan 0,5 kg, dan per hektarnya bisa mencapai 2 ton.
Hasil menggiurkan itu dinikmati sejumlah klomtan, termasuk di antaranya Klomtan Ngudi Santosa Desa Senden. Pada masa panen sejak September, petani memanen tiap tujuh hari.
"Pemkab Boyolali sangat mengapresiasi keberhasilan petani membaca alam di tengah pandemi covid-19, sehingga panen sayur, di antaranya cabai. Bahkan harga cabai yang dipanen bagus, capai Rp 25 ribu - Rp 26 ribu/kg, " tukas Bambang.
Tanaman cabai di sejumlah desa, kecamatan Selo mencapai 20 hektar . Lahan tanaman sayur di kawasan Merapi Boyolali ada kecamatan Selo dan juga Cepogo. Selain itu di desa desa lain juga banyak petani mengelola budi daya tanaman cabai.
Seorang anggota Klomtan Ngudi Santoso, Kardi mengaku bahwa panen cabai untuk tahun ini sangat memuaskan. "Karena tiap batang pada masa panen bisa menghasilkan 0,5 kg dan dipetik tiap tujuh hari sekali. Harga juga bagus, " kata Kardi dengan wajah berbinar. (OL-13).
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp80.000 per kg, sekarang hanya Rp36.000 per kg. Harga telur ayam ras dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kg.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved