Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KESADARAN warga Sumenep, Jawa Timur akan pentingnya protokol kesehatan ternyata masih belum memuaskan. Terbukti, masih ada warga yang menggelar panggung hiburan dalam hajatan yang menyebabkan munculnya kerumuman orang.
Rabu (30/9), Kepolisian Resor (Polres) Sumenep kegiatan yang bisa memunculkan klaster baru Civid-19 tersebut. Setidaknya ada lima acara hiburan di empat kecamatan yang dibubarkan karena dianggap mengundang kerumunan warga yaitu di Kecamatan Dungkek, Ambunten, Talango dan Batu Putih.
Humas Polres Sumenep, Ajun Komisaris Widiarti, mengatakan pembubaran yang dilakukan oleh aparat Polsek di empat kecamatan tersebut dilakukan karena terdapat panggung hiburan dalam hajatan warga. Panggung hiburan itu dinilai menyalahi protokol kesehatan dan berpotensi mengundang kerumunan warga.
Pembubaran, kata dia, diawali dengan penjelasan oleh Kepala Polsek setempat terhadap panitia hiburan, berkaitan dengan protokol kesehatan dan penanganan Covid-19 yang belum selesai. "Kami tidak serta merta membubarkan acara hiburan, namun diawali dengan penjelasan mengapa panggung hiburan itu dilarang," kata Widiarti.
Ia menegaskan, bahwa yang dibubarkan bukan acara hajatannya, melainkan acara hiburan. Sementara acara hajatan tetap dibiarkan berlangsung, namun yang hadir diminta memperhatikan protokol kesehatan. (R-1)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved